Pilih Jalur Parlemen, Aliansi Buruh dan Petani Suarakan Penolakan UU Cipta Kerja di Depan DPR
Aliansi buruh dan petani demo di DPR saat May Day 2026, suarakan penolakan UU Cipta Kerja dan tuntutan kesejahteraan.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA-Gedung DPR RI menjadi titik tumpu aksi massa ribuan buruh dan petani dalam memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada Jumat (1/1/2026). Berbeda dengan perayaan di kawasan Monas yang dihadiri unsur pemerintah, kelompok yang tergabung dalam berbagai organisasi seperti KASBI, AGRA, dan KPA ini memilih melakukan unjuk rasa di Jalan Gatot Soebroto.
Keputusan untuk memisahkan diri dari seremonial resmi tersebut didasari atas pandangan bahwa kesejahteraan rakyat kecil, khususnya kaum buruh dan petani, belum menunjukkan perubahan fundamental.
Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Dewi Kartika, dalam orasinya menegaskan bahwa kehadiran mereka di parlemen merupakan representasi dari ketidakpuasan terhadap kebijakan yang ada. Ia membawa aspirasi ratusan petani dari berbagai wilayah di Jawa Barat untuk menuntut perbaikan nasib yang nyata. Kelompok ini secara lantang menyuarakan penolakan terhadap status quo dan menuntut langkah berani dari pembuat kebijakan untuk lebih memihak pada kepentingan pekerja di akar rumput.
"Kami memilih untuk berbeda. Bersama 400 petani Pasundan, Serikat Petani Karawang, dan Serikat Petani Majalengka, kami tidak ikut aksi di Monas karena situasi buruh, petani, dan nelayan belum banyak berubah,” ujar Dewi dalam orasinya di depan Gedung DPR, seperti dilansir RMOL.
Sejumlah tuntutan krusial yang diusung dalam aksi ini meliputi desakan pencabutan total Undang-Undang Cipta Kerja dan perombakan sistem pengupahan nasional. Selain masalah upah, massa juga menuntut penghapusan sistem kerja outsourcing serta perlindungan hukum yang lebih kuat bagi aktivis dan pekerja migran melalui ratifikasi berbagai konvensi internasional.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·33 menit yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·42 menit yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSPastikan Pemenuhan Gizi Sesuai Standar, Kapolres Binjai Audit SPPG di Sendang Rejo
hendra·2 jam yang lalu -
POLITIKSoroti Ranperda Pajak, Fraksi PKS DPRD Medan Minta Pemko Jaga Daya Beli Warga
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PERISTIWADemo DPRD Sumut, KAMMI Soroti Seleksi KPID dan Alokasi Dana Reses
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
POLITIKNusron Wahid Akui Mundur dari Kepengurusan Golkar, Alasan Diserahkan ke Bahlil
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan