Pertama dalam 42 Tahun, Jumlah Warga Negara Jepang Merosot di Bawah 120 Juta
Populasi warga negara Jepang turun di bawah 120 juta untuk pertama kalinya dalam 42 tahun terakhir.
Nusantaraterkini.co, TOKYO - Total populasi warga negara Jepang turun di bawah angka 120 juta untuk pertama kalinya dalam 42 tahun, menjadi 119.736.483 jiwa per 1 Januari tahun ini, ungkap data pemerintah pada Rabu (29/7/2026).
Angka tersebut menandai penurunan sebanyak 917.000 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya, yang merupakan penurunan terbesar sejak data pembanding mulai tersedia pada 1968, menurut data dari Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang.
Dari 47 prefektur di Jepang, Tokyo menjadi satu-satunya yang mencatat kenaikan sebesar 0,09 persen dalam jumlah warga negara Jepang, tunjuk data tersebut.
Sementara itu, jumlah penduduk asing meningkat sebanyak 354.000 jiwa hingga mencapai rekor 4.031.159 jiwa. Angka ini merupakan yang tertinggi sejak kementerian tersebut mulai melakukan pendataan pada 2013.
Total populasi di Jepang, termasuk penduduk asing, berada di angka 123.767.642 jiwa, turun sekitar 563.000 jiwa dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan populasi dilaporkan hanya terjadi di prefektur Tokyo, Chiba, dan Osaka.
(*/Nusantaraterkini.co)
Sumber: Xinhua
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
INTERNASIONALMenlu Arab Saudi Desak Pemulihan Selat Hormuz seperti Sebelum 28 Februari
Rozie Winata·19 menit yang lalu -
EKONOMIPergerakan Pasar Kripto 27 September: Bitcoin Bertahan, Quant Meroket 48%
Rozie Winata·47 menit yang lalu -
POLITIKGerindra Sebut Jokowi Gabung PSI Hak Politik Warga Negara
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SEPAKBOLAPemerintah Inggris Desak Premier League Segera Tuntaskan Kasus Manchester City
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
INTERNASIONALRusia Klaim Hancurkan 25 Persen Fasilitas Internet dan Starlink Milik Ukraina
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
KRIMINALPolresta Deliserdang Ringkus Dua Pengedar Sabu di Pantai Labu, Sita 31 Gram Barang Bukti
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSTokoh Masyarakat Sebut Tindakan Ombudsman di Lapas Cibinong 'Offside'
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
POLITIKKetua MPR Tegaskan Tidak Gegabah dalam Mengubah UUD 1945
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan