Peringati Hari Kartini, Siswi SMKN 6 Medan Suarakan Martabat Perempuan
Peringati Hari Kartini, Siswi SMKN 6 Medan Suarakan Martabat Perempuan
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Puncak peringatan yang jatuh pada hari ini, Selasa, 21 April 2026, menjadi momentum bagi para siswa untuk merefleksikan kembali semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam konteks modern.
Di tengah kemeriahan acara khusus bagi para guru hari ini, terselip cerita tentang kebersamaan dari rangkaian acara siswa yang telah dimulai sejak hari sebelumnya.
Dinda, seorang siswi dari jurusan Manajemen Perkantoran, berbagi pengalamannya mengenai bagaimana semangat Kartini tercermin dalam kegiatan sekolah.
Bagi Dinda, momen paling berkesan bukanlah sekadar perayaan formal, melainkan lomba memasak mi goreng yang digelar kemarin.
Dibalik kuali dan sudip, ia melihat adanya transformasi hubungan antar-siswa.
"Yang seru itu lomba masak. Saya melihat teman-teman yang tadinya kurang akrab, bisa menyatu dalam satu tim untuk membuat masakan yang enak," ujar Dinda saat ditemui di sela-sela acara, Selasa (21/4/2026).
Saat ditanya mengenai sosok "Kartini" dalam hidupnya, tanpa ragu Dinda menunjuk sosok terdekat, ibu dan neneknya.
Baginya, ketangguhan perempuan di lingkup keluarga adalah inspirasi utama yang mendorongnya untuk berani bermimpi besar.
Tak tanggung-tanggung, siswi jurusan Manajemen Perkantoran ini mematok target tinggi setelah lulus sekolah nanti.
Ia ingin mendobrak stigma dan membuktikan bahwa perempuan masa kini mampu mandiri secara ekonomi.
"Harapan saya bisa jadi orang sukses dan mewujudkan cita-cita sebagai pengusaha besar," tegasnya penuh harapan.
Dinda menitipkan pesan mendalam bagi sesama pelajar perempuan di luar sana. Baginya, menjadi Kartini di tahun 2026 berarti harus memiliki nilai jual dan martabat yang tinggi.
Ia menekankan pentingnya bagi perempuan untuk menjadi sosok yang berkualitas dan berharga di mata masyarakat.
"Saya tidak ingin melihat teman-teman perempuan terjerumus ke hal-hal negatif," tambahnya.
Peringatan Hari Kartini di SMKN 6 Medan tahun ini menegaskan satu hal bahwa perjuangan hak perempuan telah berevolusi.
Dari perjuangan akses pendidikan di masa lalu, kini menjadi perjuangan untuk menjadi pribadi yang mandiri, berkarakter, dan memiliki peran strategis di dunia profesional.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELPolda Sumsel Siap Dukung Keterbukaan Informasi SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara
hendra·21 menit yang lalu -
KRIMINALSidang Kredit Macet BRI Titi Papan, Hakim Pertanyakan Validitas Usaha Para Nasabah
hendra·29 menit yang lalu -
KRIMINALTarget Operasi Sikat I Musi 2026, Polsek Rambang Bekuk Pembobol Rumah di Muara Enim
Rozie Winata·33 menit yang lalu -
NEWSDirjenpas Buka-bukaan soal Foto Jimmy Masrin dan Bangunan Mirip Kontainer di Lapas Cibinong
hendra·52 menit yang lalu -
KRIMINALSatresnarkoba Polres Binjai Tangkap 4 Terduga Pengedar, Sita Sabu dan 7 Butir Ekstasi
hendra·1 jam yang lalu -
NASIONALMuseum Bing Slamet Resmi Dibuka, Bang Azran: Merawat Warisan Maestro untuk Generasi Muda
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumut Sikat 485 Tersangka Curat dan Curas dalam Dua Pekan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
POLITIKKelakar Bobby Nasution ke Maba di UMSU: Banyak-banyak Foto Pas Kuliah, Biar Ada Bukti Ijazah
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SUMSELPolda Sumsel Raih Apresiasi Kakorbinmas Baharkam Polri Berkat Capaian Gerakan Pangan Murah dan Satkamling
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
EKONOMIAwal Pekan Loyo, Harga Emas Antam Jatuh ke Rp2.597.000 Per Gram
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan