Pengedar Narkoba di Depok Selundupkan Sabu dan Ganja dalam Nasi dan Gorengan
Ahmad Syahroni (26), terdakwa pengedar narkoba di rumah tahanan (rutan) Kota Depok menyelundupkan sabu dan ganja ke dalam nasi dan gorengan.
Nusantaraterkini.co, DEPOK - Ahmad Syahroni (26), terdakwa pengedar narkoba di rumah tahanan (rutan) Kota Depok menyelundupkan sabu dan ganja ke dalam nasi dan gorengan.
"Ahmad Syahroni alias Roni mengantarkan sabu-sabu dan ganja yang telah dimodifikasi, dengan menyembunyikan di dalam makanan nasi dan gorengan untuk mengecoh dan mengelabui petugas," kata Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Depok Arief Ubaidillah dalam keterangannya, dikutip Kompas.com, Senin (18/3/2024).
Aksi nekat tersebut dilakukan pada Rabu (18/10/2023) lalu, namun berhasil digagalkan oleh petugas kejaksaan yang bertugas dan anggota Mabes Polri.
Menurut Ubaidillah, pada hasil pemeriksaan, Roni yang berdomisili dekat Universitas Indonesia (UI) berperan dalam mengambil, menyimpan narkotika, menimbang berat, dan memecah paketan siap diedar.
"Terdakwa (Roni) dan komplotan nekat mengantarkan narkotika siap edar untuk dapat diterima oleh Ahmad Fauzi yang berada di rutan dengan cara menitipkan kepada tahanan yang sedang sidang di Pengadilan Negeri (PN) Depok," ungkap Ubaidillah.
Dari tangan Roni, PN Depok menyita barang bukti berupa 8,25 gram bruto sabu-sabu dan ganja seberat 13 gram bruto. Oleh sebab itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Alfa Dera menuntut terdakwa untuk dipenjara dan bayar denda atas tindak pidana yang dilakukannya.
"Ahmad Syahroni alias Roni dituntut oleh Alfa Dera selaku penuntut umum Kejaksaan Negeri Depok dengan pidana penjara selama 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar," jelas Ubaidillah.
Pembacaan tuntutan tersebut dilakukan saat sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Senin (18/3/2024).
Menurut Ubaidillah, jika tindakan serupa tetap dibiarkan tanpa hukuman yang sesuai, wibawa peradilan akan berpotensi merosot, dan rasa hormat terhadap hukum dapat berkurang.
"Oleh karena itu, penuntut umum perlu melakukan penegakan hukum yang tegas diuntuk menjaga kehormatan dan kredibilitas peradilan," tutur Ubaidillah.
Adapun, pembacaan tuntutan terhadap Ahmad Fauzi (yang berada di rutan) direncanakan akan dibacakan pada Rabu (27/3/2024) mendatang. (rsy/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMATERA TERKINIWabup Pasaman Apresiasi Program Jemari Kejaksaan Negeri
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
OLAHRAGAIndonesia Tempati Peringkat 13 Perolehan Medali Asian Games 2026
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
-
-
-
SUMUTReno Francius Simanullang Resmi Emban Jabatan Sebagai Komda PMKRI Sumut-NAD
Fadli Tara·7 jam yang lalu -
NEWSGubernur Sumut Dukung Keysa Melenggang ke Miss Youth Indonesia
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
SUMSELGubernur Sumsel Ungkap Soal Kuota BBM Subsidi Jauh dari Usulan
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
-
NEWS VIDEOTerkuak! Bangunan Mewah di Lapas Cibinong Ternyata Tak Berizin dan Bukan dari APBN
Fadli Tara·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan