Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pengamat: Mundurnya Bos Kontraterorisme AS Bongkar Lemahnya Dasar Perang Trump ke Iran ​

Mundurnya pejabat kontraterorisme AS dinilai bongkar lemahnya dasar perang Trump ke Iran dan picu perpecahan internal.

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, menilai mundurnya Joe Kent menegaskan bahwa keputusan Trump menyerang Iran adalah langkah yang dipaksakan, Selasa (24/3/2026).(foto:istimewa)
Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, menilai mundurnya Joe Kent menegaskan bahwa keputusan Trump menyerang Iran adalah langkah yang dipaksakan, Selasa (24/3/2026).(foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Keputusan Presiden , , untuk menyerang memicu guncangan hebat di internal elite keamanan Washington. Pengunduran diri Direktur Pusat Nasional (NCTC), , pekan lalu menjadi sinyal kuat adanya perpecahan mendalam di lingkaran kekuasaan Negeri Paman Sam. Langkah Kent yang disertai kritik pedas terhadap kebijakan perang Trump dinilai sebagai bukti bahwa agresi militer tersebut tidak memiliki landasan strategis yang solid.

​Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, , menilai mundurnya Joe Kent menegaskan bahwa keputusan Trump menyerang Iran adalah langkah yang dipaksakan tanpa dasar hukum dan alasan keamanan yang kuat. Menurutnya, keraguan di internal pemerintahan inilah yang diduga membuat Trump mulai menarik diri secara perlahan dari eskalasi konflik yang kian memanas.

​“Keputusan Trump menyerang memang tidak memiliki dasar yang kuat. Hal ini pula yang terlihat dari langkah politik Trump yang belakangan mulai mundur perlahan, termasuk penundaan serangan ke fasilitas listrik terbesar di Iran selama beberapa hari terakhir,” ujar seperti dilansir RMOL, Selasa (24/3/2026).

​Dalam surat pengunduran dirinya yang menggemparkan publik, secara terbuka menyatakan bahwa nuraninya tidak lagi sejalan dengan kebijakan Gedung Putih. Ia menuding perang yang dimulai sejak akhir Februari tersebut dilakukan tanpa mandat resmi dari Kongres AS dan lebih banyak dipengaruhi oleh tekanan lobi luar negeri. Kent menegaskan bahwa Iran sebenarnya tidak menebar ancaman langsung yang membahayakan kedaulatan .

​

“Jelas bahwa kita memulai perang ini karena tekanan dari Israel dan lobi Amerika yang kuat. Iran tidak menimbulkan ancaman langsung bagi negara kita,” tulis Joe Kent dalam suratnya yang kini menjadi sorotan dunia internasional.

​

Narasi dari Kent ini diprediksi akan memperkuat posisi tawar Teheran di panggung global dan memicu simpati internasional karena memosisikan AS sebagai pihak agresor tanpa alasan objektif. Namun, Presiden Trump menanggapi dingin hengkangnya Kent. 

Melalui sindiran tajam, Trump justru menyebut kepergian Kent sebagai keuntungan bagi pemerintahannya. "Dia orang baik, tapi lemah dalam masalah keamanan. Surat pengunduran dirinya justru membuktikan bahwa memang lebih baik dia keluar," tandas Trump.

​(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru