Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pemerintah Sumut Fokus Bangun Rumah hingga Ekonomi Penyintas Bencana, Puluhan Orang Hilang Tetap Dicari

Status tanggap darurat bencana banjir dan longsor di Sumatra Utara (Sumut) berakhir. Kini, pemerintah mulai mengintervensi pemulihan rumah, ekonomi,

Gereja GKPI Hutanabolon Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, usai diterjang banjir dan longsor pada November lalu, gereja ini dikepung gelondongan kayu, dan bagian dalamnya dipenuhi lumpur tebal. (Foto: Junaidin Zai/Nusantaraterkini.co)
Gereja GKPI Hutanabolon Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, usai diterjang banjir dan longsor pada November lalu, gereja ini dikepung gelondongan kayu, dan bagian dalamnya dipenuhi lumpur tebal. (Foto: Junaidin Zai/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - dan () . Kini, , , serta milik para penyintas.

Target pemulihan, kata Gubernur , Bobby Nasution, hingga akhir Maret 2026.

“Kita sudah masuk masa transisi. Di awal fokus kita keselamatan jiwa. Sekarang rumahnya, kebutuhan , dan area pertanian mulai kita intervensi,” kata Bobby dalam keterangan tertulis, Minggu (4/1/2025).

Meskipun demikian, Bobby menegaskan, berakhirnya status tanggap darurat tidak berarti pencarian korban dihentikan. Operasi pencarian orang hilang tetap dilanjutkan, bersamaan dengan agenda pemulihan.

“Masa transisi artinya sebagian masih dalam tanggap darurat, sebagian sudah masuk pemulihan. Bukan berarti pencarian korban dihentikan," ujarnya.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara mencatat, Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi wilayah dengan korban jiwa terbanyak. Sebanyak 127 orang meninggal dunia dan 37 orang masih dinyatakan hilang.

Di Kabupaten Tapanuli Selatan, jumlah korban meninggal mencapai 89 orang, sementara 20 orang lainnya belum ditemukan.

Secara keseluruhan, hingga Kamis, 2 Januari 2025, pukul 08.00 WIB, jumlah korban meninggal akibat rangkaian banjir dan longsor di Sumatera Utara mencapai 366 orang. Adapun korban hilang tercatat sebanyak 59 jiwa.

(Cw7/Nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait