Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pemasangan Girder Bakal Dimulai, Sistem Buka Tutup di Tol Palembang-Betung Berlaku Akhir Januari

Pemasangan girder Tol Palembang–Betung Seksi 3 akan dimulai akhir Januari 2026, Dishub Banyuasin berlakukan sistem buka tutup malam hari.

Gerbang Tol Musi Landas. (Foto: HK)
Gerbang Tol Musi Landas. (Foto: HK)
A A

Nusantaraterkini.co – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyuasin akan memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Betung, tepatnya di Km 69–71 Tebing Dayat arah Jambi. 

Kebijakan ini diambil dikarenakan adanya agenda pemasangan balok jembatan (girder) pada proyek Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 3 ruas Pangkalan Balai–Betung.

Baca Juga : Arus Balik Nataru Masih Padat, Trafik Tol Trans Sumatera Naik hingga 65 Persen pada 1 Januari 2026

Plt Kepala , Zakirin menyampaikan jika pemasangan balok jembatan tersebut akan difokuskan pada Sta 97+000 hingga Sta 111+690. 

Menurutnya, pekerjaan ini merupakan tahapan krusial dalam penyelesaian struktur utama jalan tol yang menghubungkan Palembang dan Betung tersebut.

"Selama proses pemasangan balok jembatan berlangsung, arus lalu lintas akan diberlakukan sistem buka tutup guna menjaga keamanan pengguna jalan dan kelancaran pengerjaan proyek," ujar Zakirin, Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan pengaturan lalu lintas tersebut akan dibagi dalam dua tahap pengerjaan. Tahap pertama dilaksanakan pada 30 Januari hingga 2 Februari 2026, sedangkan tahap kedua akan berlangsung pada 11 hingga 14 Februari 2026.

Untuk meminimalkan gangguan terhadap mobilitas masyarakat dan arus logistik, sistem buka tutup ini hanya akan diberlakukan pada malam hingga dini hari, yakni mulai pukul 22.00 WIB sampai 05.00 WIB.

"Pengerjaan dilakukan pada malam hari agar dampak terhadap aktivitas masyarakat dapat diminimalisir. Kami juga menyiagakan petugas di lapangan untuk mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan berkepanjangan," jelasnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan, terutama kendaraan bertonase besar dan angkutan antarprovinsi agar mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lokasi. 

Pengendara juga disarankan mengatur ulang waktu perjalanan agar tidak terjebak dalam antrean selama jam pengerjaan berlangsung.

Baca Juga : Hakaaston Tuntaskan Overlay 12.000 Ton Hotmix, Perkuat Konektivitas Tol Palembang-Indralaya

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan masyarakat selama pekerjaan berlangsung. Harapannya, proyek ini dapat selesai tepat waktu demi meningkatkan konektivitas dan ekonomi daerah," ucap dia. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru