Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Jembatan Musi V Kantongi Sertifikat Laik Fungsi, Tol Palembang-Betung Siap Beroperasi Akhir 2026

Jembatan Musi V raih sertifikat laik fungsi, Tol Palembang-Betung ditargetkan beroperasi akhir 2026

Jembatan Musi V, Jalan Tol Palembang-Betung yang siap beroperasi di akhir tahun 2026. (Foto: Hutama Karya)
Jembatan Musi V, Jalan Tol Palembang-Betung yang siap beroperasi di akhir tahun 2026. (Foto: Hutama Karya)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Pembangunan Jalan semakin mendekati garis akhir setelah salah satu titik krusialnya, yakni resmi mengantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi (PLF) Struktur dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Terbitnya sertifikat kelayakan ini menjadi sinyal hijau bagi PT (Persero) untuk mengejar target pengoperasian penuh jalan tol sepanjang 69,19 kilometer tersebut pada akhir 2026.

Penyerahan sertifikat PLF dilakukan oleh Kepala Balai Keamanan Jembatan dan Terowongan Khusus, Armen Adekristi, kepada Direktur Operasi III , Iwan Hermawan, di Jakarta pada, Selasa (28/7/2026).

Pemberian sertifikat dilakukan setelah Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) melakukan serangkaian evaluasi teknis, termasuk uji beban statik dan dinamik pada struktur jembatan.

"Berdasarkan hasil pengujian dan evaluasi, seluruh aspek teknis, keamanan, serta kekuatan struktur telah memenuhi persyaratan sehingga dinyatakan laik fungsi," ujar Armen Adekristi dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).

Untuk menjamin keselamatan jangka panjang, telah dilengkapi sensor pemantauan struktur yang terhubung langsung dengan dashboard monitoring secara real-time.

"Ke depan, sistem tersebut akan diperkuat dengan command center terpusat untuk mendukung pemantauan dan pemeliharaan jembatan secara berkala," imbuhnya.

Jembatan Musi V yang melintasi Sungai Musi dibangun menggunakan tipe Balanced Cantilever Concrete Box Girderdengan total bentang sepanjang 380 meter (rincian bentang: 100 meter, 180 meter, dan 100 meter).

Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan mengungkapkan jika penyelesaian Jembatan Musi V serta penanganan tanah metode vacuum consolidation sebagai dua tantangan tersulit yang kini berhasil diatasi.

"Alhamdulillah, struktur jembatan berhasil diselesaikan pada akhir tahun lalu dan telah difungsionalkan pada periode Natal dan Tahun Baru maupun Idulfitri," ungkapnya.

Ia menegaskan jika pihaknya optimistis konektivitas pendukung (JTTS) ini dapat rampung sesuai estimasi jadwal.

"Kami optimistis Jalan dapat dioperasikan sesuai target pada akhir tahun ini sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat," tegasnya.

Secara keseluruhan, proyek Tol Palembang-Betung terbagi dalam tiga seksi pengerjaan:

Seksi 1 (Palembang - Rengas): 21,50 kilometer.

Seksi 2 (Rengas - Pangkalan Balai): 33,00 kilometer.

Seksi 3 (Pangkalan Balai - Betung): 14,69 kilometer.

Hingga akhir Juli 2026, akumulasi progres konstruksi fisik tol ini telah mencapai 85,54 persen, sementara pembebasan lahan sudah menyentuh angka 88,43 persen.

“Kehadiran Tol Palembang-Betung diproyeksikan bakal memangkas waktu tempuh perjalanan antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Selatan,” pungkasnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait