Pelajar Tewas Akibat Anak Panah saat Tawuran di Belawan, Polisi Buru Pelaku
Korban meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RS, setelah itu jenazah dibawa pulang ke rumahnya di lingkungan 28
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Seorang pelajar berinisial MR (17) yang tewas akibat terkena anak panah di Jalan TM Pahlawan, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, diketahui merupakan anak seorang ustaz.
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban mengungkapkan, MR tidak terlibat dalam aksi tawuran tersebut.
Dijelaskannya, MR diserang sejumlah orang saat berada di sebuah warung bersama teman-temannya di Lorong Papan, Kelurahan Belawan, Kota Medan, Selasa (20/8/2024) dini hari.
"Korban bukan pelaku tawuran, saat itu korban sedang berada di warung bersama empat orang kawannya. Saat itu datang sejumlah orang dan memanah anak ini," kata Janton kepada Nusantaraterkini.co melalui saluran telepon, Rabu (21/8/2024).
Setelah kejadian, MR dibawa ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan. Namun, MR meninggal saat dalam perjalanan.
"Korban meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RS, setelah itu jenazah dibawa pulang ke rumahnya di lingkungan 28," katanya.
Selanjutnya, polisi telah mengetahui identitas dua orang yang diduga pelaku, berinisial I dan D. Sementara, keduanya sedang dalam pengejaran pihak kepolisian.
"Kedua pelaku diduga punya keterkaitan dengan korban, tapi nanti diinformasikan saat ini kita masih dalami," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Pitian Hamdi Kepala Lingkungan 29, Kelurahan Belawan I mengungkapkan, pelajar tersebut berinisial MR (17). Sementara tawuran yang melibatkan dua kelompok pemuda itu, terjadi pada Selasa (20/8/2024) dini hari.
"Penyebab tawuran kita tidak tahu, yang jelas tawuran itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB antara pemuda lingkungan 28 dan 29," ungkapnya kepada Nusantaraterkini.co melalui saluran telepon, Rabu (21/8/2024).
Sebelumya, dikatakan Pitian, MR sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun sebelum mendapatkan perawatan, dia dinyatakan meninggal dunia.
"Setelah itu MR dibawa ke rumah duka dan sudah dikebumikan oleh keluarganya hari selasa (21/8/2024) sekitar pukul 10:00 WIB," lanjutnya.
Selanjutnya, Pitian menuturkan jika tawuran antar pemuda kerap terjadi di lokasi tersebut. Bahkan, sampai merusak property milik warga.
"Resah sebenarnya, terkait tawuran itu. Warga resah soalnya sampai merusak rumah warga," tutupnya.
(cw7/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSTidak Hanya Selingkuh, IA Kepala SPPG di Tebingtinggi Diduga Telantarkan Istri dan Anak
hendra·8 menit yang lalu -
NEWSOTT PPPK Banyuasin Jadi Alarm, DPR Soroti Pengawasan Dana Revitalisasi Sekolah Rp14 Triliun
hendra·39 menit yang lalu -
-
NEWSKejagung Periksa 2 Pegawai Kementerian ESDM dalam Kasus Dugaan Ekspor Ilegal 390 Ton LTJ
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSPetugas Potong Pohon Terjatuh di Lapangan Merdeka Binjai, Tangan Patah dan Kepala Luka
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALSidang Pencurian Sparepart Mobil di PN Medan, Saksi Beberkan Kronologi Penangkapan
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
SUMATERA TERKINIPemkab Pasbar Dukung Penguatan Kampung Bebas Narkoba di Nagari Ophir
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
KOTA MEDANTerciduk Ngopi Saat Jam Dinas, Dua ASN Pemko Medan Diperiksa Inspektorat
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
NEWSPanglima TNI Ziarah ke Makam Soeharto dan Jenderal Soedirman
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
EKONOMIDugaan Tying LPG, PT Hibarnas Jaya Ajukan Perubahan Perilaku ke KPPU
Herman Saleh Harahap·11 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan