Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pakar Kritik Pembatasan Beras di Ritel Modern Picu Keraguan Publik Terhadap Stok

Pakar kritik pembatasan beras di ritel modern karena bisa picu keraguan publik terhadap stok pangan nasional

Hendri Satrio di sela-sela acara. (Foto: istimewa)
Hendri Satrio di sela-sela acara. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Pakar komunikasi politik, menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan nasional.

Ia mengaku tidak meragukan keseriusan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok masyarakat.

“Saya tidak pernah meragukan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan beras rakyat. Terima kasih karena pemerintah sudah menyediakan beras untuk masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa ini, Sabtu (25/4/2026).

Hensa mengapresiasi capaian yang diklaim mencapai 5 juta ton. Angka tersebut dinilainya sebagai salah satu yang tertinggi dalam sejarah dan menjadi sinyal positif bagi stabilitas pangan di tengah tekanan global.

“Stok yang sangat besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, ketersediaan merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditawar. Karena itu, peningkatan produksi dinilai harus terus dilakukan, sejalan dengan target swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Namun, di tengah optimisme tersebut, Hensa menyoroti kebijakan pembatasan pembelian beras di sejumlah gerai . Menurutnya, kebijakan itu berpotensi menimbulkan kekhawatiran jika tidak dikomunikasikan dengan baik kepada publik.

“Kata pembatasan itu yang membuat rakyat meragukan apakah stok beras kita cukup,” ujarnya.

Ia pun mendorong pemerintah dan pihak terkait untuk memberikan penjelasan yang jelas dan menyeluruh mengenai alasan di balik kebijakan tersebut, guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kondisi .

Dengan komunikasi yang transparan, Hensa meyakini keyakinan publik terhadap akan semakin kuat.

“Saya optimis beras kita cukup dan mampu meningkatkan produksi secara berkelanjutan,” pungkasnya.

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait