Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Ormas Dilarang Bikin Resah Masyarakat saat Ramadhan, MUI Jabar Imbau agar Tak Sweeping Rumah Makan

MUI Jabar minta Ormas keagamaan tidak melakukan sweeping atau razia tempat makan yang buka di siang hari saat Ramadhan mendatang

Bagikan:
Pengajian Akbar DPW LDII Provinsi Jawa Barat secara daring dengan tema “Momentum Ramadan Untuk Kebangkitan Umat” dengan pentausiyah Sekretaris Umum MUI Provinsi Jawa Barat Drs. HM. Rafani Akhyar, M.Si, di studio utama Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Minhajul Haq, Kota Bandung, pada Minggu (2/5/2021). (Foto: LDIITangsel.or.id)
Pengajian Akbar DPW LDII Provinsi Jawa Barat secara daring dengan tema “Momentum Ramadan Untuk Kebangkitan Umat” dengan pentausiyah Sekretaris Umum MUI Provinsi Jawa Barat Drs. HM. Rafani Akhyar, M.Si, di studio utama Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Minhajul Haq, Kota Bandung, pada Minggu (2/5/2021). (Foto: LDIITangsel.or.id)
A A

Nusantaraterkini.co - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat tegaskan organisasi masyarakat () keagamaan tidak melakukan atau razia tempat makan yang buka di siang hari saat Ramadhan mendatang. 

"MUI dari dulu juga tidak setuju dengan sweeping. Jadi memang kita tidak setuju dengan kegiatan yang mengganggu begitu," ujar Sekretaris Umum , Rafani Akhyar di kantornya Jalan Ciliwung, Kota Bandung, Jumat (8/3/2024), dikutip dari Kompas.com.

Dia mengusulkan, baiknya untuk mengingatkan secara baik-baik apabila menemukan tempat makan yang buka di siang hari secara terbuka. Hal ini guna cegah penggunaan kekerasan.

Rafani menilai, bila dilakukan dengan cara yang baik maka si pemilik tempat makan itu setidaknya akan mendengarkan saran tersebut. 

Namun bila dilakukan sebaliknya, dengan cara , dikhawatirkan malah akan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. 

"Bisa dilakukan dengan cara lain gitu dengan pendekatan yang sesuai yang tepat lah gitu, saya kira itu intinya," ucap Rafani.

Di samping itu, Rafani menyebut, telah menyatakan kepada pemerintah daerah untuk menghentikan sementara tempat hiburan malam selama Ramadhan.

"Kami kan sering menyarankan hiburan malam itu distop saja dulu di bulan Ramadhan," ungkap dia.

"Cuma memang dulu ada problem kalau distop gimana karyawan segala macam, ya itu kan tanggung jawab si pengusaha dan pemerintah daerah. Intinya yang diinginkan MUI itu apapun kegiatan jangan sampai mengganggu kesucian Ramadhan," tambah Rafani.

(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: Kompas.com

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru