Objek Wisata Aek Sibunga-bunga Tempat Permandian Sakral di Samosir
Objek Wisata Aek Sibunga-bunga Tempat Permandian Sakral di Samosir
Nusantaraterkini.co, Samosir - Objek wisata alam Aek Bunga-bunga merupakan objek wisata ritual yang terdapat di Sagala, Desa Huta Gurgur, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.
Objek wisata Aek Bunga-bunga ini merupakan objek pemandian yang masih bersifat sakral.
BACA JUGA: Diduga Oknum Anggota Polsek Lingga Bayu Aniaya Pengepul Kelapa Sawit
Aek Bunga-bunga ini sudah ada sejak lama karena ini merupakan pemandian Marga Sagala Lumban Parik yang diwariskan secara turun-temurun.
Aek Bunga-bunga ini dijaga oleh semua Marga Sagala namun saat ini Aek Bunga-bunga ini dijaga dan dikelolah oleh perorangan yang merupakan keturunan Marga Sagala yang diutus oleh Ompu Mula Jadi Na Bolon (leluhur) dengan cara masuk ke dalam mimpi Bapak Marudut Sagala beserta keluarga yang menjaga serta membersihkan lokasi pemandian Aek Bunga-bunga tersebut.
Pemandian ini dikatakan sebagai pemandian Aek Bunga-bunga karena di pemandian tersebut terdapat pohon besar dan banyak bunga-bunga yang menghiasi pemandian.
Keturunan Marga Sagala baik boru, bere, dan hela juga mandi di kolam pemandian ini guna untuk menghormati leluhur, meminta bantuan, pengobatan, tolak bala, dan agar apa yang dijalankan atau usaha berjalan dengan lancar.
Tembok kecil yang dibangun pada tanggal 9 Desember 2017 dibangunnya tembok ini hanya sebagai tempat tulisan nama pemandian Aek Bunga-bunga ini agar orang-orang atau masyarakat pengunjung dapat melihat dan tau tembok tersebut berada didepan dengan posisi menghadap ke kolam pemandian Aek Bunga-bunga.
Pantangan dan larangan yang terdapat pada pemandian Aek Bunga-bunga ialah dianjurkan tidak memakan daging B1, perempuan yang lagi datang bulan (haid) dan tidak memakai perhiasan.
Ketika kita mau menghadap kepada leluhur diharuskan dalam keadaan bersih dan dengan niat yang sungguh-sungguh, tidak boleh berjalan melangkah sembarangan harus dengan mengucapkan kata “Sattabi”atau Permisi untuk menghargai Ompu Mula Jadi Na Bolon yang ada di tempat pemandian.
Menjaga ucapan, tidak boleh berkata kasar atau cakap kotor jika hal itu dilanggar maka hal yang tidak diinginkan bisa saja terjadi, jika pantangan tersebut dilanggar kemungkinan besar doa serta permohonan tidak akan dikabulkan.
BACA JUGA: Warga Helvetia Terancam Digusur, Aksi Protes Digelar Sepanjang Jalan
Tidak jauh dari permandian Aek Sibunga-bunga, ada juga tempat pemandian dan tempat ritual untuk keturunan sagala yang tidak sembarangan orang kesana.Disebrang permandian sakral ada juga kolam renang yang di sediakan pengelola, pengunjung dapat juga menikmati suasana berenang di kelilingi bukit dan persawahan Samosir.
Salah seorang pengunjung yang tak ingin disebutkan namanya dengan inisial Simbolon mengungkapkan bahwa Aek Sibunga tempat pemandian sakral dan mistis.
"Tempat ini merupakan pemandian yang masih sakral di Samosir, disinilah pemandian leluhur marga sagala yang masih sangat terjaga keindahannya dan kesakralannya. Untuk saya ini pengalaman pertama kali sungguh takjub dengan tempat yang masih sangat tergolong mistis", ujarnya(27/1/25).
Simbolon melanjutkan, tempat pemandian tersebut dipercaya dapat menyembuhkan segala penyakit, tolak bala,meminta rejeki atau kesehatan.
" Tempat permandian Aek Sibunga-bunga dipercaya masyarakat setempat dan pengunjung bahwa dapat menyembuhkan segala penyakit, tolak bala, meminta doa, rejeki dan kesehatan. Kita juga bisa mandi di permandian sakral dengan mengikuti aturan ketika didalam kolam tersebut dengan tidak makan B1, tidak datang bulan(haid), tidak bercakap kotor",jelasnya.
Ia menambahi bahwa sensasi ketika mandi di Aek Sibunga-bunga berbeda dengan kolam yang di sebrang.
"Ketika mandi dan berendam di Aek Sibunga-bunga, saya merasakan sensasi berbeda karna kita mandi di kolam yang bulat dikelilingi batu dengan air sangat jernih. uniknya kita bisa mandi dengan ikan ihan batak yang dipercaya kalau ikannya banyak menghampiri kita berarti hoki kita banyak atau memiliki keberuntungan",tutupnya.
Pemandian Aek Sibunga-bunga tidak dikenakan tiket masuk, tetapi kita disarankan berbelanja sekedar makan pomie atau minum kopi ditempat penjaga Aek Sibunga-Bunga.
(cw8/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS VIDEOMuzani: Demokrasi Jadi Jalan Indonesia Mengelola Keberagaman
Fadli Tara·4 menit yang lalu -
INTERNASIONALRusia Klaim Hancurkan 25 Persen Fasilitas Internet dan Starlink Milik Ukraina
Rozie Winata·9 menit yang lalu -
-
KRIMINALPolresta Deliserdang Ringkus Dua Pengedar Sabu di Pantai Labu, Sita 31 Gram Barang Bukti
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWSTokoh Masyarakat Sebut Tindakan Ombudsman di Lapas Cibinong 'Offside'
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
POLITIKKetua MPR Tegaskan Tidak Gegabah dalam Mengubah UUD 1945
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
OLAHRAGAPasaman Barat Siapkan 564 Kontingen Hadapi Porprov XVI Sumbar
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMATERA TERKININoer Fest 2026 Wadah Unjuk Bakat Siswa SD di Pasaman
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANPemko Medan Targetkan Gotong Royong Kebersihan Lingkungan Rutin Setiap Bulan
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
OLAHRAGAPanglima TNI Tinjau Kompetisi Primarox 2026 di BSD Tangerang
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan