Niat Merantau Berujung Duka, Korban Laka ALS Sempat Ingin Naik Bus Lain
Niat Merantau Berujung Duka, Korban Laka ALS Sempat Ingin Naik Bus Lain
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Hambali (45), paman dari salah satu korban yakni Rani (24) kecelakaan maut bus ALS di Muratara mengungkapkan jika keponakan beserta keluarga kecilnya sempat mengalami kendala keberangkatan yang berulang hingga akhirnya memutuskan menaiki bus tersebut untuk merantau ke Riau.
Korban yang hendak mencari kerja tersebut sedianya berniat menaiki bus Handoyo, namun karena terus tertinggal jadwal, mereka akhirnya menaiki bus ALS yang membawa serta barang muatan penuh hingga terjadi insiden maut yang merenggut nyawa pasangan suami istri beserta anak balita mereka.
"Tujuan utama maunya bus Handoyo itu, tapi proses perberangkatan dia itu kan sudah tersendat-sendat dari awal. Ketinggalan bus, pulang lagi, besoknya nyari lagi, ga ketemu lagi, akhirnya yang terakhir ketemu itu (ALS)," ujar Hambali saat ditemui di RS Bhayangkara Palembang, Kamis (7/5/2026).
Hambali mengungkapkan jika tidak ada firasat buruk terkait kejadian nahas yang menimpa keponakannya.
“Namun yang janggal saat akan berangkat, cucu saya yang masih kecil tampak sangat ceria dan terus tertawa saat berpamitan,“ ungkapnya.
Ia juga menyoroti kondisi bus yang menurutnya lebih banyak mengangkut barang muatan dan sepeda motor dibandingkan penumpang, yang diduga memperparah kondisi saat kecelakaan terjadi di wilayah Musi Rawas Utara (Muratara).
"Mobil itu penumpangnya ga banyak, lebih banyak barang malah," lanjutnya.
Ia mengatakan jika telah menyiapkan seluruh dokumen asli mulai dari KTP, Kartu Keluarga, hingga ijazah milik korban guna mempercepat proses identifikasi secara saintifik oleh tim medis.
Dokumen tersebut dibawa lengkap karena korban membawa serta seluruh berkas penting mereka untuk keperluan mencari kerja di tanah rantau agar identitas mereka segera terverifikasi secara positif.
"Seluruh berkas seperti KK, KTP, buku nikah, ijazah semua berkas yang asli saya suruh mereka bawa. Karena untuk jaga-jaga, itu kan di tempat orang kita tidak tau nanti disana. Tapi itu sudah dipastikan hangus semuanya karena terbakar," katanya.
Ia juga menuturkan jika Rani dan suaminya merupakan sama-sama anak pertama, begitu juga dengan anaknya yang juga anak pertama.
“Mereka bertiga adalah anak pertama semua. Bahkan Rani dan suami masing-masing tiga bersaudara. Anaknya juga adalah anak pertama,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMATERA TERKINIDentuman Gandang Tambua Tandai Pembukaan HUT ke-81 Pasaman
Herman Saleh Harahap·18 menit yang lalu -
-
-
SUMATERA TERKINIBupati dan Wabup Pasbar Pantau Pemilihan Wali Nagari
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
NASIONALKemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
NEWSRekam Jejak Brigjen Pol Rony Samtana, Kapolda Sumsel yang Baru
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
-
Semua berita sudah ditampilkan