Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

MPR Akui Ada Wacana Amandemen UUD1945, Tapi Bukan soal Pilpres

amandemen diperlukan untuk mengembalikan lagi marwah MPR sebagai lembaga tertinggi negara

Yandri Susanto. (Foto: istimewa)
Yandri Susanto. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Wakil Ketua dari Fraksi PAN Yandri Susanto mengakui pihaknya berwacana melakukan . Namun Yandri menegaskan, amandemen tersebut tidak membahas soal konsep pemilihan presiden ().

Menurutnya, diperlukan untuk mengembalikan lagi marwah sebagai lembaga tertinggi negara.

"Memang ada beberapa yang perlu diamandemen, tetapi belum tentu menyasar ke pemilihan presiden, belum tentu. Mungkin tentang fungsi lembaga tinggi, lembaga tertinggi atau hal-hal lain," ujarnya, Jumat (28/6/2024).

Yandri mengungkapkan, sejumlah fraksi di MPR telah membahas secara komprehensif tentang wacana mengembalikan marwah MPR sebagai lembaga tertinggi negara. Fraksi PAN MPR, kata dia, setuju dengan usulan amandemen terbatas.

"Itu salah satu yang memang dibahas di tingkat fraksi MPR, perlu adanya amandemen terbatas. Tetapi apa yang diamandemen, sampai sekarang belum ada titik temu, masih dalam pembahasan," katanya.

Waketum PAN itu lantas menyinggung soal kontroversi pernyataan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang berujung sanksi dari MKD DPR. Di mana Bamsoet mengklaim, jika seluruh fraksi setuju untuk mengamandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Yandri menilai, klaim Bamsoet tidak tepat. Meskipun kata dia, sebagai anggota atau pimpinan DPR maupun MPR berhak memberi pernyataan apapun kepada publik.

"Sebenarnya, siapa pun anggota DPR, ataupun pimpinan DPR, pimpinan MPR, DPD, itu bicara kepada media tentang ide-idenya boleh. Tapi kalau sudah mengklaim semua dan itu sebuah keputusan, itu yang mungkin kurang tepat," tandasnya.

(cw1/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru