Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 1,5 Km ke Arah Kali Boyong

Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran sejauh 1,5 km ke arah Kali Boyong. Status Merapi masih siaga level III.

Awan panas tampak muncul dari Gunung Merapi siang hari ini, Minggu (1/2/2026). (Foto: Dok. BPPTKG)
Awan panas tampak muncul dari Gunung Merapi siang hari ini, Minggu (1/2/2026). (Foto: Dok. BPPTKG)
A A

Nusantaraterkini.co, DIY – Aktivitas vulkanik kembali meningkat. Pada Senin (2/2/2026) dini hari, gunung api aktif di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta ini meluncurkan sejauh 1,5 kilometer ke arah barat daya.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi () melaporkan, peristiwa awan panas guguran terjadi sekitar pukul 04.40 WIB. Fenomena tersebut tercatat memiliki amplitudo maksimum 22 milimeter dengan durasi sekitar 133 detik, mengarah ke hulu .

Sehari sebelumnya, pada Minggu (1/2/2026) siang, aktivitas serupa juga sempat teramati di puncak Merapi. Dalam periode pengamatan Senin dini hari pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, Merapi tercatat beberapa kali mengalami guguran lava.

“Teramati lima kali guguran lava ke arah barat daya, meliputi Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, dan Kali Krasak, dengan jarak luncur maksimum mencapai 2.000 meter,” jelas dalam laporan resminya.

Hingga saat ini, status masih berada pada Level III (Siaga). Potensi bahaya utama berupa guguran lava dan masih mengancam sektor selatan hingga barat daya.

BPPTKG mengingatkan potensi bahaya di Sungai Boyong dengan jarak maksimal 5 kilometer, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 kilometer. Sementara di sektor tenggara, ancaman meliputi Sungai Woro sejauh 3 kilometer dan Sungai Gendol hingga 5 kilometer.

Selain itu, jika terjadi letusan eksplosif, material vulkanik berpotensi terlontar dalam radius hingga 3 kilometer dari puncak gunung.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait