Menelusuri Jejak Saudagar Terkaya Sumatera, Tjong A Fie
Menelusuri Jejak Saudagar Terkaya Sumatera, Tjong A Fie
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Museum Tjong A Fie Mansion, salah satu destinasi wisata di Kota Medan yang hingga kini masih memiliki daya tarik yang tinggi. Terletak di kawasan Kesawan, Kota Medan.
Tjong A Fie sendiri merupakan sosok saudagar paling berpengaruh di Sumatra pada masanya.
Nama tokoh dari bangsa Tionghoa ini meninggalkan banyak sejarah terutama pada awal mula Kota Medan berdiri.
Kediaman Tjong A Fie kini dijadikan museum yang menyimpan aneka ragam cerita, budaya, hingga barang-barang antik yang digunakan pada masa lampau.
Pengunjung, Novelcya, mengungkapkan kekagumannya terhadap kondisi bangunan yang tetap kokoh meski telah berusia lebih dari satu abad.
Baginya, alasan utama berkunjung adalah rasa penasaran terhadap kediaman sosok saudagar paling berpengaruh di Sumatra pada masanya.
"Ini amazing, ya. Rumah ini sudah berusia ratusan tahun. Biasanya kalau bangunan setua ini jarang dijaga, tapi di sini beda. Kita ingin melihat langsung bagaimana rumah Tjong A Fie, saudagar terkaya di Sumatra itu," ujar Novelcya, Minggu (19/4/2026).
Baginya, eksplorasi di dalam museum memberikan kesan mendalam untuk para pengunjung.
Novelcya menyebutkan bahwa ruang penerima tamu di bagian depan, adalah sudut paling indah karena menonjolkan nuansa Tionghoa (Chinese vibes) yang sangat kental.
Senada dengan itu, Andriyana, pengunjung asal Tebing Tinggi, justru terpikat dengan area belakang bangunan.
"Aku suka bagian dapurnya. Tempat masaknya masih terasa sangat zadul (zaman dulu). Atmosfer kunonya masih sangat terjaga, apalagi mereka masih menyimpan barang-barang tradisional seperti alat penggilingan," kata Andriyana.
Dari amatan Nusantaraterkini.co, salah satu daya tarik unik dari Museum Tjong A Fie adalah arsiteknya.
Di mana adanya unsur perpaduan arsitektur yang menggabungkan tiga budaya: Eropa, Melayu, dan Tionghoa.
Menurut Novelcya, penggabungan ini adalah representasi nyata dari semangat toleransi.
"Sangat luar biasa melihat tiga kultur bisa bergabung jadi satu. Kalau kita bilang, ini adalah bentuk nyata dari Bhineka Tunggal Ika," ungkapnya.
Selain arsitektur, para pengunjung mengaku mendapatkan pelajaran berharga yang tidak mereka temukan di buku sekolah, terutama mengenai sejarah kehidupan pribadi Tjong A Fie dan garis keturunannya yang turut membangun peradaban di Medan.
Kedua narasumber menekankan pentingnya peran anak muda dalam menjaga cagar budaya.
Sebagai bagian sejarah penting dari identitas Kota Medan, museum-museum seperti ini tidak boleh dilupakan.
"Sangat penting bagi kita untuk menjaga dan melestarikan ini karena ini bagian bersejarah dari Kota Medan," tegas Novelcya.
Andriyana pun mengajak generasi sebaya untuk lebih sering berkunjung ke situs bersejarah. "Kita sebagai anak muda bolehlah berkunjung ke tempat seperti ini, supaya sejarah itu tetap lestari dan tidak hilang ditelan zaman," pungkasnya.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALDalih Kasihan karena Korban Yatim, Guru SMP di Situbondo Diduga Cabuli Siswinya
hendra·1 jam yang lalu -
SUMUTDeteksi Dini Peredaran Narkoba, Rutan Kelas IIB Tarutung Razia Kamar Hunian WBP
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
-
SUMSELJaga Keselamatan 3,2 Juta Penumpang, PT KAI Divre III dan BPKARSS Intensifkan Perawatan Jalur LRT Sumsel
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALTerungkap! Pemilik Rumah Penyimpan 101 Burung Dilindungi Ternyata Paman Terpidana Perdagangan Satwa
hendra·3 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 106 Gram Ganja, Residivis Narkoba 59 Tahun Diciduk Polres Pematangsiantar
hendra·3 jam yang lalu -
KRIMINALTerbongkar! 101 Burung Langka Disimpan di Rumah Medan Deli, 11 Ditemukan Mati: Pemilik Diburu
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSUsai Sidak Ombudsman, Miras hingga Alat Fitness di Lapas Cibinong Menghilang, Kemenimipas Turun Tangan Selidiki
hendra·4 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJelang Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Ungkap Kondisi 3 Pemain Kunci
hendra·5 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan