Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Menantu Aniaya dan Rampok Mertua untuk Bayar Utang Judi, Kini Dibalik Jeruji Besi

Reporter :  Bagus Kurniawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kapolsek Medan Area AKP Dwi Himawan Chandra saat menyampaikan rilisnya di Polsek Medan Area, pada Senin (14/7/2025). (Foto: Bagus Kurniawan/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Indra Supomo alias Pomo (52) harus berhadapan dengan hukum setelah nekat merampok dan menganiaya mertuanya sendiri, Suryati (66), di kediaman korban di Gang Tabib, Jalan Halat, Medan Area, Jumat (11/7/2025) dini hari. 

Aksi keji ini dilakukan pelaku untuk melunasi utang judi.  

Baca Juga: Polisi Medan Area Tembak Kaki Pomo yang Tega Rampok Mertua Demi Utang Judi

Kapolsek Medan Area AKP Dwi Himawan Chandra menjelaskan kejadian bermula saat korban bangun untuk melaksanakan salat subuh.

"Pelaku menyergap dari belakang, mendorong, lalu membenturkan kepala Suryati ke lantai berkali-kali hingga tak sadarkan diri," ucapnya saat menyampaikan rilisnya di Polsek Medan Area, pada Senin (14/7/2025).

Suryati mengalami luka lebam di punggung, leher, dan wajah. Kalung emas seberat 6 gram miliknya hilang. 

Suaminya M. Yasin (74), yang mengalami kebutaan, sempat mendengar keributan tetapi mengira istrinya sedang bermimpi.  

Pomo menutup wajah dengan kain dan berusaha tidak bersuara agar tidak dikenali.  

  

Polisi berhasil menangkap Pomo di Jalan Sempurna, Medan Tembung, Sabtu (12/7) dini hari. 

Dari pengakuannya, Pomo terdesak utang, ia menjual kalung korban seharga Rp5 juta untuk membayar utang kayu Rp3,5 juta dan utang judi Rp1,3 juta. Sisa uangnya Rp200 ribu berhasil disita polisi.  

Baca Juga: Kapolrestabes Medan Pimpin Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2025: Fokus Utama Kepatuhan terhadap Lalu Lintas

Saat penangkapan, Pomo berusaha melawan dengan memukul petugas. Polisi terpaksa menembak kedua kakinya untuk melumpuhkannya.  

Pomo dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Polisi juga menyita barang bukti, termasuk pakaian dan sandal yang digunakan saat kejadian.  

(cw2/nusantaraterkini.co)