Matematika Bakal Dikenalkan Sejak TK, DPR: Metodenya Harus Menyenangkan
Skor PISA matematika Indonesia kini turun ke peringkat 70 dunia
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian mendukung wacana pelajaran matematika dikenalkan sejak TK. Namun, Hetifah meminta pelajaran matematika di TK diajarkan dengan metode yang menyenangkan agar tidak membuat takut siswa.
Hetifah mulanya menjelaskan alasan mendukung matematika dikenalkan sejak TK. Dia menyebut skor PISA matematika Indonesia kini turun ke peringkat 70 dunia.
"Saya mengapresiasi Pak Prabowo dan Pak Abdul Mu'ti yang sangat concern terhadap peningkatan STEM termasuk di dalamnya matematika. Apalagi meskipun secara rangking PISA kita meningkat, namun secara skor PISA matematika Indonesia turun dari 379 (2018) menjadi 366 (2022) dengan peringkat 70," katanya, Sabtu (26/10/2024).
Politikus Golkar ini mengaku sepakat pelajaran matematika dikenalkan sejak usia dini. Namun, dia berharap pelajaran matematika jangan sampai membuat takut anak-anak.
"Saya sendiri sepakat bahwa pengenalan terhadap STEM perlu diajarkan sejak dini, namun tentunya dengan metode pembelajaran yang menyenangkan sehingga anak-anak tidak takut dan trauma untuk belajar di kemudian hari," ucapnya.
Lebih lanjut, Hetifah menyebut pengenalan matematika sejak usia dini membuka peluang adanya anak-anak di masa depan yang menjadi peneliti atau pekerja di bidang STEM.
"Bahkan jika sedari kecil sudah bisa ditanamkan ketertarikan anak-anak terhadap STEM bukan tidak mungkin di masa depan jumlah peneliti/pekerja di bidang STEM akan jauh meningkat," ujar legislator dapil Kaltim ini.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal kualitas dan metode pembelajaran matematika di sekolah dalam rapat terbatas di Istana Presiden, Jakarta yang juga diikuti Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti.
Mu'ti mengatakan Presiden Prabowo menekankan pentingnya kualitas pembelajaran matematika di sekolah dalam rapat tersebut. Selain itu, Prabowo juga meminta perbaikan metode pembelajaran matematika.
"Tadi (Prabowo) menekankan pentingnya kualitas pembelajaran matematika dan bagaimana metode pembelajarannya diperbaiki, termasuk di dalamnya ya konsekuensi untuk itu pelatihan guru matematika," ujar Mu'ti usai rapat terbatas.
Lebih lanjut, Mu'ti menjelaskan jika Prabowo sangat menaruh perhatian pada peningkatan kualitas sains teknologi. Sains teknologi, kata Mu'ti, berhubungan erat dengan matematika.
"Tadi ada tawaran bagaimana pelajaran matematika di tingkat SD, kelas 1-4 dan mungkin mengenalkan matematika untuk anak-anak di tingkat TK," katanya.
(cw1/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANPemko Medan Kembangkan Layanan Publik Berbasis WhatsApp-AI
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
SEPAKBOLALiga 2: Sumsel United Raih Poin Penuh di Kandang Persiraja Banda Aceh 2-1
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut dan DPR RI Komitmen Tingkatkan Pelayanan Haji 2027
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
KESEHATANMuara Enim Jadi Lokasi Uji Coba Reformasi JKN Kemenkes
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
NASIONALWamenaker: Pelindungan Peserta Pemagangan Luar Negeri Jadi Prioritas
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
PAPUA TERKINIMRP Minta Dukungan DPD Percepat Pembentukan Provinsi Papua Utara
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
-
EKONOMIEkspor Naik, Neraca Perdagangan Sumut Surplus US$731 Juta
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
SUMUTDinsos Sumut Salurkan Bantuan Pascabencana ke 13.702 Keluarga
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKejagung Bongkar Dugaan Korupsi Pengadaan Motor MBG Rp1,2 Triliun
Fadli Tara·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan