Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

MARAK Sumut Minta Kejatisu Kembali Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi “Smart Village” Madina 2023

Mimbar Rakyat Anti Korupsi Sumatera Utara (MARAK Sumut) meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut agar mengambil alih penanganan kasus dugaan korupsi

Bagikan:
Presidium MARAK, Arief Tampubolon. (Foto: istimewa).
Presidium MARAK, Arief Tampubolon. (Foto: istimewa).
A A

nusantaraterkini.co,  - ( ) meminta () Sumut agar “” Kabupaten (Madina) 2023 yang saat ini ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Madina.

Hal ini ditegaskan Presidium , Arief Tampubolon kepada wartawan, Kamis (14/08/2025).

Permintaan ini Arief sampaikan karena menilai proses penuntasan kasus “” sumber dana desa 2023 yang disinyalir fiktif ini berjalan lambat di Kejari .

”Kajati Sumut Harly Siregar saya rasa bisa menuntaskan kasus dugaan korupsi “smart village” kabupaten Madina yang tahun 2023. Soalnya sudah ada pejabat Madina yang diperiksa dari pihak terkait,” ungkapnya.

Alumni Lemhannas RI ini berpendapat bahwa penetapan tersangka untuk kasus ini tinggal selangkah lagi dilakukan Kejari Madina. Namun berhubung Kajarinya Muhammad Iqbal diperiksa KPK terkait OTT Kadis PUPR Sumut Topan Ginting jadinya terhenti.

“Kejati Sumut bisa ambil alih kasusnya yang diduga merugikan sebesar Rp. 9,4 miliar dari dana desa. Makanya Harly Siregar kita minta menyelesaikannya. Kita ragu dengan Kejari Madina yang terkesan lamban menuntaskan kasus dugaan korupsi “smart village” yang sudah lama berlangsung prosesnya,”sebutnya lagi.

Jangan sampai kepercayaan publik terhadap lembaga Adhiyaksa runtuh hanya karena Kejari Madina tidak mampu menetapkan tersangka korupsi smart village.

“Integrasi jaksa Agung St Burhanuddin dipertaruhkan dalam kasus dugaan korupsi “smart village” kabupaten Madina yang melibatkan banyak pihak ini,”tutupnya. 

Sementara itu Kajari Madina, Muhammad Iqbal, SH melalui Kasi Intelijen, Jupri W Banjarnahor ketika dikonfirmasi terkait ini menyebutkan dirinya sedang ada acara.

“Pas lagi ada acara saya Bang, nanti aku tanya dulu Pak Kasi Pidsus sudah sampai mana ya. Nanti ku konfirmasi ke Abang sudah sampai tahap mana,”jawabnya singkat. 

(Mra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru