Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Mengundurkan Diri dari Partai Jelang Pilpres
Yoon menjelaskan bahwa pengunduran dirinya dari partai merupakan langkah terbaik yang dapat dia lakukan untuk memenangkan pilpres
Nusantaraterkini.co, SEOUL - Mantan presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk-yeol pada Sabtu (17/5/2025) mengumumkan pengunduran dirinya dari Partai Kekuatan Rakyat (People Power Party) yang berhaluan konservatif menjelang pemilihan presiden (pilpres) negara tersebut yang akan digelar pada 3 Juni.
"Saya mengumumkan pengunduran diri dari Partai Kekuatan Rakyat hari ini. Saya menghormati dan berterima kasih kepada rekan-rekan saya di partai yang telah mempercayai saya dan tetap bersama saya selama ini," ungkap Yoon dalam sebuah pernyataan.
Yoon menjelaskan bahwa pengunduran dirinya dari partai merupakan langkah terbaik yang dapat dia lakukan untuk memenangkan pilpres dan melindungi kelangsungan demokrasi liberal di negara tersebut.
Baca Juga: Kebakaran Hutan dan lahan di Korsel, Jumlah Korban Tewas Bertambah jadi 26 Orang
Baru-baru ini muncul seruan agar Yoon mengundurkan diri dari partai guna menarik para pemilih yang belum menentukan pilihan dalam pilpres mendatang, yang dipicu oleh kegagalan Yoon dalam upaya pengesahan undang-undang darurat militer, proses pemakzulannya, serta pemberhentian secara permanen dari jabatannya.
Yoon mengimbau masyarakat untuk bersatu mendukung Kim Moon-soo, calon presiden dari Partai Kekuatan Rakyat, dan menggunakan hak suara mereka pada pilpres yang akan diadakan pada 3 Juni demi menjaga kebebasan, keadilan, dan kemakmuran bangsa.
Dalam jajak pendapat baru-baru ini, Kim tertinggal jauh di belakang Lee Jae-myung, calon presiden dari Partai Demokrat (Partai Demokrat) yang mayoritas berhaluan liberal, yang sebelumnya kalah dalam pilpres 2022 melawan Yoon dengan selisih sangat tipis 0,73 poin persentase.
Menurut survei yang dilakukan oleh lembaga survei lokal Flower Research terhadap 4.016 pemilih pada periode Senin (12/5/2025) hingga Kamis (15/5/2025), Lee memperoleh tingkat dukungan 51,7 persen, sementara Kim meraih 28,7 persen.
(Zie/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALHendak Terbang ke Kuala Lumpur, Penumpang Bawa 700 Gram Emas Digagalkan Bea Cukai
hendra·16 menit yang lalu -
NEWSFilep Wamafma Soroti DTSEN KIP Kuliah 2026: Jangan Sampai Mahasiswa Putus Kuliah
hendra·40 menit yang lalu -
NEWSKasus Lapas Cibinong, Pangeran Khairul Saleh Minta Pengunduran Diri Dirjenpas Ditangguhkan
hendra·1 jam yang lalu -
SUMSELGubernur Sumsel Bakal Perluas Kolam Retensi untuk Atasi Banjir Simpang Polda Jelang Musim Hujan
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSFormappi Soroti Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran: Kini Lebih Tepat Disebut Kabinet Kompromi
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALDitawar Rp300 Ribu untuk Seks, Pria di Labura Bunuh Pasangan Sesama Jenis: Satu Pelaku di Bawah Umur
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSTak Banyak yang Tahu, Kapolri Suyudi Ario Seto Pernah Pamer Aksi Debus Bengkokkan Golok
hendra·3 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Emas Turun Tipis ke Rp2.576.000 Per Gram, Perak Naik Menjadi Rp40.750
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
EKONOMIDPR Desak BI Perketat Keamanan QRIS dan Lindungi 65 Juta Pengguna dari Kejahatan Siber
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
POLITIKPengamat: Prabowo dan Jokowi Bisa Berhadapan di Pilpres Mendatang Jika Loyalis Dicopot
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan