Legislator Ingatkan Indonesia Miliki Sejarah Panjang sebagai Produsen Tembakau Terbaik di Dunia
Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengingatkan, Indonesia memiliki sejarah panjang dan gemilang sebagai salah satu produsen tembakau terbaik di du
nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengingatkan, Indonesia memiliki sejarah panjang dan gemilang sebagai salah satu produsen tembakau terbaik di dunia. Namun kejayaan itu, kata dia, perlahan memudar akibat berbagai faktor global yang tak bisa dihindari.
“Tembakau Indonesia, terutama dari Deli, Sumatera Utara, pernah menjadi primadona dunia. Pada abad ke-19, kualitasnya diakui di pasar internasional dan menjadi bahan baku utama cerutu-cerutu terbaik,” kata Firman, Kamis (6/11/2025).
Dominasi Indonesia, dijelaskan Firman, di pasar tembakau dunia mulai menurun karena kombinasi berbagai peristiwa besar seperti Perang Dunia I dan II yang mengganggu rantai produksi dan ekspor, serta krisis ekonomi global yang menekan harga dan permintaan.
Selain itu, munculnya pesaing baru dari negara-negara seperti Kuba, Brasil, dan Zimbabwe turut mempersempit ruang gerak industri tembakau nasional.
“Kuba memang dikenal sebagai produsen cerutu terbaik dengan karakter aroma dan kualitas yang khas. Tapi jangan lupa, tembakau Indonesia hingga kini tetap diminati dan dihargai tinggi oleh banyak industri cerutu internasional,” ujar anggota Baleg DPR ini.
Firman yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI ini menilai, tantangan yang dihadapi industri tembakau saat ini justru bisa menjadi momentum untuk kebangkitan.
Menurutnya, Indonesia harus berani melangkah lebih jauh melalui peningkatan kualitas, inovasi teknologi, dan diversifikasi produk agar tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah.
“Dalam beberapa tahun terakhir, kita sudah melihat upaya peningkatan kualitas dan produktivitas tembakau. Tapi ke depan, fokusnya harus pada hilirisasi, bagaimana tembakau Indonesia punya nilai tambah yang kuat di pasar global,” jelas legislator dapil Jateng III tersebut.
Politisi senior Partai Golkar itu menegaskan, dukungan pemerintah terhadap petani tembakau harus bersifat menyeluruh, mulai dari riset bibit unggul, akses permodalan, hingga fasilitasi ekspor.
“Jika kita serius menata ulang tata niaga dan memperkuat daya saing, bukan tidak mungkin tembakau Indonesia kembali menjadi kebanggaan dunia. Kita punya sejarah besar, tinggal kemauan untuk mengembalikannya,” tandas Firman.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHotel di Bali Berguguran, DPR Soroti Tiket Mahal hingga Infrastruktur
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 480 Gram Sabu dari Medan ke Aceh, Penumpang Travel Ditangkap
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers oleh Oknum Polisi Masih Berlanjut di Polres Padangsidimpuan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
ENTERTAIMENTKartika Ong Perjalanan Hidup Dibalut jadi Lirik Lagu, Aku Bukan Yang Hilang
Akbar·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANStrategi Pemko Medan Optimalkan PAD dan Infrastruktur dalam R-APBD Perubahan 2026
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMIPemprov Sumut dan AS Jajaki Peluang Investasi Strategis untuk Dongkrak Perekonomian Daerah
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALDPD Dorong Menag Perkuat Toleransi dan Desak Penyelesaian Konflik Rumah Ibadah
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan