Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kota Medan Butuh Penambahan hingga 183 Armada Bus untuk Maksimalkan Layanan BRT Mebidang

Wali Kota Medan targetkan tambah 183 bus untuk percepat BRT Mebidang sebagai solusi transportasi modern

Wali Kota Medan Rico Waras melakukan pertemuan bersama jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI dan perwakilan World Bank di Balai Kota, Selasa (5/5/2026). (Foto: Pemko Medan)
Wali Kota Medan Rico Waras melakukan pertemuan bersama jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI dan perwakilan World Bank di Balai Kota, Selasa (5/5/2026). (Foto: Pemko Medan)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Sebagai kota yang ditunjuk menjadi pilot project, Wali , Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmen untuk mempercepat pembangunan (BRT) Mebidang demi menghadirkan transportasi massal yang modern dan efektif di ibu kota Provinsi Sumut.

Penegasan itu disampaikan saat pertemuan bersama jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan () RI dan perwakilan di Balai Kota, Selasa (5/5/2026).

"Proyek ini bukan sekadar rencana di atas kertas, melainkan bagian dari visi misi saya untuk membangun sistem transportasi yang efektif dan modern di ," katanya.

Dalam pertemuan itu, mengungkapkan, Kota Medan masih membutuhkan tambahan armada yang signifikan hingga sebanyak 183 bus, untuk menambah bus yang sudah beroperasi saat ini.

​"Saat ini kita punya 60 bus eksisting, namun kita butuh 183 bus lagi. Saya lebih prepare untuk membeli bus agar pelayanannya maksimal. Kami akan kalkulasi dengan benar dan pengadaannya dilakukan secara bertahap," ujarnya.

​Menyadari pembangunan infrastruktur di tengah kota seringkali memicu kepadatan lalu lintas, Rico Waas telah menyiapkan langkah antisipatif. secara intensif berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk memetakan titik-titik rawan macet, terutama di pusat kota.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan rekan-rekan dari Kepolisian agar dapat solusi mengatasi titik-titik kemacetan yang timbul selama pembangunan BRT," sebutnya.

Mengingat pembangunan BRT ini demi kepentingan masyarakat, dia berharap dukungan penuh masyarakat agar proyek ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

"Mari kita saling mendukung untuk kepentingan masyarakat, apalagi ini adalah pilot project, kami berharap masyarakat juga ikut mendukungnya," harapnya.

Sebelumnya Kasubbid Angkutan Perkotaan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, , Andi Faizah Arsal melaporkan ada beberapa poin penting di antaranya status kesiapan kota Medan sebagai Pilot Project pembangunan BRT yang dinyatakan telah siap.

Lalu penajaman skema pendanaan, tanggung jawab, hingga deadline pembangunan.

"Kami sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah, Kota Medan harus bisa menjadi kota percontohan bagi daerah lain," ungkapnya.

​Sementara itu, Nupur Gupta dari optimis proyek ini akan tuntas tepat waktu pada tahun 2027.

"Semua sudah berada di jalur yang tepat. Peran pemerintah daerah sangat krusial dalam menjamin kelancaran proyek ini," katanya.

Selain itu, ia juga menyampaikan beberapa catatan teknis untuk menyempurnakan pembangunan BRT yang nantinya akan menjadi primadona transportasi massal di Kota Medan.

(zie/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait