Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Komisi X: Kasus Bullying karena Fungsi Pengawasan Sekolah dan Guru Masih Lemah

Anggota Komisi X DPR RI, Lisda Hendrajoni menyayangkan aksi perundungan (bullying) kembali terjadi di sekolah.

Anggota Komisi X DPR Lisda Hendrajoni (Foto: Istimewa)
Anggota Komisi X DPR Lisda Hendrajoni (Foto: Istimewa)
A A

Komisi X: Kasus karena Fungsi dan Masih Lemah

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI, Lisda Hendrajoni menyayangkan aksi (bullying) kembali terjadi di sekolah.

Menurutnya, kasus ini juga kembali lagi memperlihatkan lemahnya fungsi dalam mendidik anak-anaknya.

"Kita tentu amat sangat menyayangkan kasus masih terus terjadi di Indonesia. Apalagi pelaku serta korban masih dalam usia sekolah dan peristiwa terjadi dalam lingkungan sekolah, yang seolah menegaskan masih lemahnya pengawasan dari sekolah dan terhadap peserta didik," katanya kepada nusantaraterkini.co, Rabu (21/2/2024).

Sebelumnya, kasus bullying terjadi pada SMA oleh senior di Binus School Serpong, Tangerang Selatan yang melibatkan anak artis Vincent Rompies.

Politikus Partai NasDem ini melanjutkan, untuk itu pihak sekolah perlu melakukan evaluasi pasca peristiwa ini. Karena jika pengawasan berjalan sebagaimana mestinya, kejadian ini seharusnya dapat dicegah.

Selain sekolah, menurut Lisda yang juga anggota Baleg DPR ini mengatakan, peran orang tua juga sangat penting dalam membentuk karakter dan mental anak. Karena sebagai orang yang paling dekat dengan anak, perhatian khusus dari orang tua akan sangat berdampak dalam membentuk mental dan karakter anak.

"Dalam kasus ini, yang diduga melibatkan anak salah seorang selebritis Vincent Rompies, tentu kita dapat mengorelasikan dengan kesibukan orang tua. Sesibuk-sibuknya orang tua, pengawasan dan perhatian terhadap keluarga harus menjadi prioritas," tegasnya.

Ia menyebutkan, keputusan sekolah untuk mengeluarkan 3 orang yang diduga pelaku dalam kasus tersebut, tentunya harus memiliki pertimbangan yang kuat. Terutama, terkait keberlangsungan dari pendidikan anak-anak tersebut.

"Sangat penting juga untuk memastikan peristiwa ini tidak kembali terulang di sekolahnya yang baru. Yang juga harus menjadi perhatian, adalah mengembalikan kepercayaan diri korban dengan trauma Healing," tandas legislator dapil sumbar I ini.

(cw1/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait