Klarifikasi Video Viral Oknum Aparat Geruduk Rumah Mertua, Atikah: Keluarga Saya Datang Atas Undangan Pihak Suami
Atikah Nuri Tanjung klarifikasi video viral dugaan oknum aparat geruduk rumah mertua, menegaskan kedatangan keluarga atas undangan pihak suami.
Nusantaraterkini.co, MEDAN-Atikah Nuri Tanjung, seorang ibu yang melaporkan suaminya ke Polrestabes Medan akibat dugaan penganiayaan pihak keluarga suaminya buka suara soal video viral mengenai keluarganya "menyeruduk" rumah mertua. Atika menyebutkan kedatangan keluarganya atas undangan pihak suami untuk melakukan pembicaraan keributan sebelumnya.
Baca Juga : Diduga Dikeroyok Suami dan Mertua, Seorang Ibu di Medan Lapor Polisi
"Saya dan keluarga saya datang ke rumah mertua saya itu karena permintaan pihak keluarga suami saya. Sebelum ada ribut-ribut itu, saya bersama suami memang tinggal di rumah mertua saya itu," ungkap Atikah Nuri Tanjung, kepada Nusantaraterkini.co, Minggu (18/1/2026).
Atikah juga menjelaskan soal ada kata-kata di video yang mengatakan oknum TNI dan Polri, ia membenarkan itu, tetapi kata dia keduanya itu merupakan abang kandungnya sendiri. Jadi, tegasnya, tidak ada hubungan dengan institusi.
"Itu abang kandung saya, kami bersama datang ke rumah mertua yang juga sebenarnya tempat saya tinggal, untuk membicarakan masalah keluarga dan atas permintaan pihak suami saya," tegas Atikah berulang-ulang menegaskan soal tudingan itu.
Diberitakan sebelumnya, Atikah Nuri Tanjung melaporkan suaminya, Handoyo, beserta ibu mertua dan adik iparnya ke pihak kepolisian atas dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama (pengeroyokan). Peristiwa tragis ini terjadi di kediaman pasutri tersebut di Jalan Karya, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, dipicu oleh konflik rumah tangga yang berujung pada kekerasan fisik.
Kejadian bermula pada Rabu (7/1/2026) malam, saat korban merasa ketakutan setelah bertengkar dengan suaminya. Puncaknya terjadi pada Kamis (8/1/2026) pagi sekitar pukul 10.00 WIB, ketika adik ipar korban, Diana Cantika, mendatangi kamar korban dengan emosi tinggi.
Baca Juga : Laporannya Mandek di Polda Sumut, Wanita Ini Malah jadi Tersangka KDRT di Polrestabes Medan
"Dia menggedor pintu kamar dengan sangat kuat, padahal saat itu saya sedang menyusui anak saya yang masih berusia dua tahun. Saat pintu dibuka, dia langsung memaki saya dengan kata-kata kotor," ujar korban saat memberikan keterangan, dalam laporan yang terdaftar Nomor:LP/B/112/I/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 8 Januari 2026.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSRating SPPG MBG Disorot DPR, Keamanan Makanan Anak Harus Jadi Prioritas
hendra·4 menit yang lalu -
EKONOMITata Kelola Gula Dirombak, Pengawasan Impor Rafinasi Didesak
Herman Saleh Harahap·33 menit yang lalu -
SUMSELDampak Fenomena MJO, Wilayah Sumsel Berpotensi Diguyur Hujan
Herman Saleh Harahap·43 menit yang lalu -
KOTA MEDANLayanan Publik Berbasis AI Segera Diterapkan di Medan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSKetua PKK Pasbar Hadiri Rapat Tata Kelola se-Indonesia Barat
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
OLAHRAGAAtlet Taekwondo TNI Raih Medali Perak di Korea Selatan
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NASIONALPeserta MagangHub Batch 2 Diminta Tertib Administrasi Sejak Hari Pertama
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSJelang HUT Ke-81, Pasahli Panglima TNI Sambangi Mantan Panglima TNI
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·4 jam yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan