Kemiskinan di Era Prabowo Terus Menurun, Mensos Gus Ipul Ungkap Rahasianya
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan bahwa angka kemiskinan di Indonesia terus menunjukkan tren penurunan selama masa pemerintah
nusantaraterkini.co, JAKARTA – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan bahwa angka kemiskinan di Indonesia terus menunjukkan tren penurunan selama masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, capaian ini merupakan hasil dari strategi pemerintah yang fokus pada perbaikan data dan integrasi berbagai program penanggulangan kemiskinan agar bantuan sosial lebih tepat sasaran.
“Alhamdulillah, lewat program-program dan kebijakan strategis Presiden Prabowo, penanganan kemiskinan kini semakin terukur dan hasilnya mulai terlihat. Angkanya terus menurun,” ujar Gus Ipul di sela acara di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (2/11/2025).
Data Akurat Jadi Kunci
Gus Ipul menegaskan, validasi data penerima bantuan menjadi pondasi utama dalam memperbaiki efektivitas kebijakan sosial.
“Presiden menekankan pentingnya memulai dari data yang akurat. Kalau datanya benar, intervensi pasti tepat, dan dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, penggunaan basis data tunggal memungkinkan kementerian dan lembaga terkait melakukan langkah yang lebih sinkron dan efisien.
Program Terintegrasi Mulai Berdampak
Lebih lanjut, Mensos menilai bahwa integrasi program antarinstansi kini mulai menunjukkan hasil nyata dalam menurunkan tingkat kemiskinan nasional.
“Strategi Pak Presiden sudah terasa. Programnya terintegrasi karena menggunakan data yang sama. Dampaknya nyata, dan angka kemiskinan menurun,” katanya.
Gus Ipul optimistis target kemiskinan ekstrem 0% pada 2026 dan kemiskinan umum 5% pada 2029 bisa tercapai jika langkah konsolidasi ini terus dijalankan secara konsisten.
"Terakhir itu sekitar 8,47 persen. Mudah-mudahan rilis berikutnya turun lagi. Ini langkah besar yang sudah dimulai oleh Presiden Prabowo,” ucapnya.
Kolaborasi Pendidikan: Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda
Selain membahas soal kemiskinan, Gus Ipul juga menyoroti pentingnya pendidikan bagi keluarga prasejahtera. Ia menyinggung rencana kolaborasi antara program Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, agar siswa dari keluarga kurang mampu bisa melanjutkan pendidikan atau langsung bekerja setelah lulus.
“Kami akan kolaborasi. Lulusan Sekolah Rakyat yang punya kemampuan akademik bisa melanjutkan ke Sekolah Garuda sesuai kriteria,” tutur Gus Ipul.
Menurutnya, Sekolah Garuda menerapkan seleksi berbasis kemampuan akademik, sedangkan Sekolah Rakyat menyasar keluarga desil satu dan dua, yakni kelompok masyarakat termiskin.
Arah ke Perguruan Tinggi dan Dunia Kerja
Gus Ipul juga memastikan bahwa pihaknya akan menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dalam waktu dekat. Tujuannya agar lulusan Sekolah Rakyat yang berprestasi bisa melanjutkan ke perguruan tinggi.
“Kami akan kerja sama dengan Dikti minggu depan. Anak-anak berprestasi dari Sekolah Rakyat akan difasilitasi agar bisa kuliah,” ungkapnya.
Tercatat, sekitar 6.000 siswa SMA dari Sekolah Rakyat akan lulus pada 2028. Mereka akan dibimbing untuk memilih dua jalur — melanjutkan pendidikan atau langsung bekerja.
“Ada dua jalur: kuliah atau bekerja. Dua-duanya kami siapkan agar mereka bisa mewujudkan mimpinya,” tutup Gus Ipul.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·8 menit yang lalu -
NEWSPastikan Pemenuhan Gizi Sesuai Standar, Kapolres Binjai Audit SPPG di Sendang Rejo
hendra·40 menit yang lalu -
POLITIKSoroti Ranperda Pajak, Fraksi PKS DPRD Medan Minta Pemko Jaga Daya Beli Warga
Rozie Winata·42 menit yang lalu -
PERISTIWADemo DPRD Sumut, KAMMI Soroti Seleksi KPID dan Alokasi Dana Reses
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
POLITIKNusron Wahid Akui Mundur dari Kepengurusan Golkar, Alasan Diserahkan ke Bahlil
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHotel di Bali Berguguran, DPR Soroti Tiket Mahal hingga Infrastruktur
Fadli Tara·3 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 480 Gram Sabu dari Medan ke Aceh, Penumpang Travel Ditangkap
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan