Kasus Penyelewengan Bantuan Beras: Bupati Tapteng Diminta Evaluasi Kinerja Lurah Budi Luhur Nurul Asnita Simatupang
Kasus Penyelewengan Bantuan Beras: Bupati Tapteng Diminta Evaluasi Kinerja Lurah Budi Luhur Nurul Asnita Simatupang
Nusantaraterkini.co, TAPTENG - Masyarakat Kelurahan Budi Luhur, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mengharapkan dan meminta Bupati Tapteng Masinton Pasaribu untuk mengevaluasi kinerja Lurah Budi Luhur, Nurul Asnita Simatupang terhadap penyelewengan beras bantuan.
Hal ini diungkapkan oleh salah seorang warga bernama Chairul Saleh Nainggolan yang telah melaporkan masalah ini ke Inspektorat Kabupaten Tapteng.
Chairul mengatakan, laporan tersebut telah ditanggapi dan Lurah mengakui beras tersebut telah diberikan sebagai ganti ongkos dan sebagian tertinggal di truk pengangkutan.
"23 karung beras yang hilang, 9 karung pengganti ongkos mobil angkutan, 14 karung tertinggal di mobil angkutan," ungkapnya, Selasa (5/05/2026).
Dari surat hasil pemeriksaan di Inspektorat, tertanggal 22 April 2026 yang telah ditandatangani oleh Inspektur Kabupaten Tapanuli Tengah, Muliadi Malau kalau Nurul Asnita Simatupang telah mengakui hilangnya beras tersebut, dan 14 karung telah dikembalikan di Kantor Lurah Budi Luhur sedangkan 9 karung pengganti ongkos mobil angkutan.
Namun Chairul Saleh Nainggolan dan warga lain yang melakukan protes atas hilangnya beras tersebut mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja Lurah Budi Luhur.
"Bila 14 karung sudah dikembalikan, mana berita acara pengambilan dan dimana posisi beras tersebut saat ini," ungkap Chairul.
Ia dan bersama warga Budi Luhur tidak respek terhadap kinerja Nurul Asnita Simatupang yang buruk di Kelurahan serta sering buat kegaduhan.
"Sejak menjabat hingga saat ini, Lurah sudah melakukan pemberhentian 2 orang Kepling yaitu Kepling I dan III tanpa ada keterangan dan alasan yang jelas, ia pun melakukan dugaan pungli dalam pembuatan akte nikah," jelasnya.
Dari banyak permasalahan yang terjadi di Kelurahan Budi Luhur, sejumlah warga meminta Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu mengevaluasi kinerja Lurah serta berharap agar jabatan Nurul Asnita Simatupang dicopot.
"Ia tidak cocok jadi Lurah, lebih baik diganti saja," ujar seorang warga.
Dikonfirmasi terhadap permasalahan ini oleh awak media melalui telepon dan WhatsApp, Lurah Budi Luhur hingga saat ini tidak memberikan jawaban.
(Jjm/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSHadiri KRTI 2026 di IKN, Sultan Najamudin Ajak Mahasiswa Berani Jadi Pemimpin Masa Depan
hendra·9 menit yang lalu -
EKONOMIRupiah Melemah ke Rp17.888 per Dolar AS, Tertekan Sikap Hawkish The Fed
hendra·18 menit yang lalu -
INTERNASIONALPakistan Berhasil Negosiasi dengan Iran, Kapal LNG Qatar Aman Lewati Selat Hormuz
hendra·29 menit yang lalu -
EKONOMIIHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Investor Cermati Harga Minyak dan Aturan BEI
hendra·1 jam yang lalu -
-
EKONOMITata Kelola Gula Dirombak, Pengawasan Impor Rafinasi Didesak
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SUMSELDampak Fenomena MJO, Wilayah Sumsel Berpotensi Diguyur Hujan
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANLayanan Publik Berbasis AI Segera Diterapkan di Medan
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSKetua PKK Pasbar Hadiri Rapat Tata Kelola se-Indonesia Barat
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
OLAHRAGAAtlet Taekwondo TNI Raih Medali Perak di Korea Selatan
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan