Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kasus Dugaan Penganiayaan Dokter Koas ke Karyawan Roti Bakar, Ini Hasil Pemeriksaan Polisi

Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan mengungkapkan, bahwa Fladiniyah telah mengakui perbuatannya

Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan saat diwawancarai, pada Sabtu (19/1/2025). (Foto: Junaidin Zai/Nusantaraterkini.co)
Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan saat diwawancarai, pada Sabtu (19/1/2025). (Foto: Junaidin Zai/Nusantaraterkini.co)
A A

, MEDAN - bernama Fladiniyah Puluhulawa, yang diduga menganiaya berinisial FS (26) saat ini telah diperiksa oleh pihak kepolisian.

Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan mengungkapkan, bahwa Fladiniyah telah mengakui perbuatannya.

"Yang bersangkutan telah kita periksa dan dia juga telah mengakui perbuatannya," ujar Gidion kepada pada Minggu (19/1/2025).

Terkait kondisi psikologis Fladiniyah, Gidion menyebutkan bahwa terdapat aspek psikologis yang perlu dipertimbangkan dalam kasus ini. Namun, ia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai hal tersebut.

"Yang jelas, kami telah melakukan pemeriksaan psikologis, dan tampaknya ada kondisi yang memang perlu dipertimbangkan," katanya.

Baca Juga: Dokter Koas Aniaya Karyawan Roti Bakar di Medan, Mangkir dari Panggilan Polisi

Gidion juga menyampaikan bahwa kasus dugaan ini telah melalui proses mediasi, di mana Fladiniyah telah meminta maaf kepada korban. Pihak kepolisian pun tengah berupaya menciptakan ruang perdamaian antara kedua belah pihak.

Di sisi lain, FS membenarkan bahwa Fladiniyah telah meminta maaf kepadanya. Meski demikian, FS menegaskan bahwa laporan yang telah dibuat tetap harus diproses oleh polisi.

"Ya benar, dia sudah minta maaf, tapi laporan saya tetap harus diproses sesuai mestinya. Tapi, kalau alasannya dia tak bisa dihukum karena psikologisnya, mau gimana lagi," ungkap FS saat dihubungi Nusantaraterkini.co.

Baca Juga: Kapolrestabes Medan Vcall Korban Pemukulan dokter Koas Pirngadi Medan

Diketahui, kasus ini bermula ketika rekaman CCTV yang dilakukan oleh Fladiniyah terhadap seorang viral di media sosial.

Menurut keterangan korban, Fladiniyah mengamuk karena merasa kesal dengan jumlah topping roti bakar yang terlalu sedikit.

Dalam rekaman tersebut, Fladiniyah terlihat melemparkan kotak makanan ke arah korban, kemudian melanjutkan aksi penganiayaan di area parkir RSUD Pringadi Medan.

Perlu diketahui, video yang melibatkan Fladiniyah juga pernah viral tahun lalu. Pada Senin (10/4/2023), ia diduga menganiaya seorang pengunjung RSUD dr Pringadi. Namun, kasus tersebut berujung dengan perdamaian di Polsek Medan Timur.

(Cw7/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait