Kalapas Kelas III Pangururan Kontrol SAE Ketahanan Pangan
Dengan adanya program budidaya lele ini dan peternakan ayam kampung, kami berharap para warga binaan dapat belajar dan mengembangkan keterampilan
Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Pangururan, memberdayakan warga binaan pemasyarakatan (WBP) untuk membantu pembudidayaan ikan lele sebagai upaya mendukung program pembinaan kemandirian khususnya di bidang pangan.
Kepala Lapas Pangururan Jeremia Leonta mengatakan, gang yang sempit dioptimalkan sebagai Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) di bidang ketahanan pangan sebagi tempat budi daya ikan lele sebanyak 4.000 ekor yang dalam waktu dekat akan siap untuk dipanen.
"Dengan adanya program budidaya lele ini dan peternakan ayam kampung, kami berharap para warga binaan dapat belajar dan mengembangkan keterampilan yang berguna serta dapat meningkatkan kemandirian mereka," ujarnya.
Jeremia mengatakan, program pembinaan kemandirian budidaya lele itu bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada warga binaan agar mereka memiliki bekal saat kembali ke masyarakat. Selain itu, program tersebut juga merupakan salah satu bentuk kegiatan produktif yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga binaan.
Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Petani Pematang Gajing Grobyok Tikus Persawahan
Jeremia juga mengatakan bahwa program ini dirancang untuk membangun karakter, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab di kalangan warga binaan," kata dia.
Baca Juga: Usai Pengamanan Ibadah Gereja, Polsek Onanrunggu Lanjut Penyiangan Tanaman Jagung
"Untuk ke depannya, Subsi Pembinaan selaku yang membawahi kegiatan kerja Lapas juga berinovasi menggunakan limbah sisa dapur sebagai bahan makanan lele," katanya.
Melalui program budi daya ikan lele diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi model dalam mengimplementasikan program pembinaan kemandirian dan hal ini dalam rangka mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, salah satunya memberdayakan warga binaan dan mendukung ketahanan pangan.
(JAS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
PENDIDIKANFirli Bahuri Raih Gelar Doktor Hukum dengan IPK 4,0 dan Predikat Summa Cum Laude
Rozie Winata·49 menit yang lalu -
SUMSELBrigjen Rony Samtana Resmi Jadi Kapolda Sumsel, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSCamat Padangsidimpuan Utara Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, Donatur dan Relawan Turut Bergerak
hendra·1 jam yang lalu -
NASIONALDPD RI Dorong RUU Daerah Kepulauan untuk Konektivitas dan Hak Masyarakat Adat
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALRevisi UU LLAJ Dinilai Mendesak, ODOL hingga Transportasi Online Jadi Sorotan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSBrigjen Tubagus Ami Prindani Jadi Kadensus 88, Ini Rekam Jejak Kariernya
hendra·2 jam yang lalu -
-
NEWS VIDEOKeracunan MBG di Muba, Gubernur Sumsel Minta Perketat Higienitas dan Jamin Pengobatan Gratis Siswa
Fadli Tara·3 jam yang lalu -
NEWSSoroti Jalan Rusak, LMND SUMUT dan EK-LMND SE-SUMUT Akan Geruduk Pemko Binjai: Desak Perbaikan Secepatnya
hendra·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan