Judol Beromset Miliaran di Apartemen Mewah Royal Condominium Digerebek Polda Sumut
Judol Beromset Miliaran di Apartemen Mewah Royal Condominium Digerebek Polda Sumut
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Petugas kepolisian Direktorat (Dit) Reserse Siber Polda Sumut mengungkap praktik judi online di Royal Condomonium Jalan Palang Merah Medan. Bisnis ilegal tersebut telah beroperasi selama 2 tahun dengan total omset mencapai Rp7 miliar.
"Pengungkapan judi online ini sebagai bukti komitmen kita mendukung Astacita Presiden," ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (26/03/2026).
Sementara itu, Direktur Reserse Siber Polda Sumut, Kombes Pol Dr Bayu Wicaksono menjelaskan, pengungkapan praktik judi online itu dilakukan mulai 16 Maret 2026. Polisi mengamankan 19 tersangka, 8 diantaranya wanita dengan berbagai peran.
"Kita melakukan penggerebekan judi online ini di tiga kamar Royal Condomonium. Selama 2 tahun beroperasi sudah meraup keuntungan (omset) 2 miliar," jelas Kombes Pol Bayu Wicaksono didampingi Wadir Reserse Siber Polda Sumut, AKBP Victor Ziliwu.
Dari 19 tersangka itu, 8 diantaranya ditangkap dalam kamar 705, yakni EL, RH alias RK, MIA, TR, NU, AA, LA dan RS. Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ini polisi menyita barang bukti 6 CPU, 8 layar (monitor), 1 unit laptop, 36 HP, kartu perdana berbagai provider.
"Ke delapan tersangka ini ada yang berperan sebagai marketing dan operator. Upah yang didapatkan tersangka berbeda-beda," terangnya.
Sedangkan di TKP kedua, kamar 601, polisi mengamankan 11 tersangka, yakni BH, AT, RD, MB, RA, DS, RA, BA, DL, LD dan MA alias J. Barang bukti disita diantaranya 11 CPU, Wifi, laptop, 39 HP dan 11 KTP.
TKP berikutnya salah kamar 1005, tempat leader atau pimpinan para tersangka. Dia adalah BH yang memiliki peran lebih tinggi dalam praktik judi online tersebut.
Dalam kesehariannya, para tersangka menjalankan perannya tidak dapat sembarangan meninggalkan kamar, harus mendapatkan izin dari leader tersangka EL.
Dalam praktiknya, tersangka mempromosikan judi online tersebut dengan menggiurkan melalui media sosial. Setiap pemain wajib deposito Rp1 perharinya.
"Jika menang, pemain akan menarik uang melalui akun atau rekening pribadi," beber Direktur Reserse Siber Polda Sumut.
Menjawab wartawan, Kombes Bayu Wicaksono menyebut, pihak apartemen tidak mengetahui di tempat usahanya telah terjadi permainan judi online.
"Pihak apartemen hanya mengetahui yang masuk adalah penghuni. Kita akan dalami pihak terkait," sebutnya.
Praktik judi online ini memiliki jaringan nasional dan internasional. Salah satu dari tersangka pernah bekerja di Kamboja.
"Ini menjawab salah satu pertanyaan, seorang tersangka pernah bekerja di Kamboja. Para tersangka sudah dilakukan penahanan," pungkasnya.
(Cw4/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS VIDEOHerman Deru Prihatin Asap Karhutla Masih Selimuti Palembang
Fadli Tara·17 menit yang lalu -
NEWSIsu OTT di Sumut Bikin Geger, Ketua DPRD Labura Disebut Ditangkap, Ini Kata KPK
hendra·30 menit yang lalu -
KRIMINALHendak Terbang ke Kuala Lumpur, Penumpang Bawa 700 Gram Emas Digagalkan Bea Cukai
hendra·53 menit yang lalu -
NEWSFilep Wamafma Soroti DTSEN KIP Kuliah 2026: Jangan Sampai Mahasiswa Putus Kuliah
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSKasus Lapas Cibinong, Pangeran Khairul Saleh Minta Pengunduran Diri Dirjenpas Ditangguhkan
hendra·1 jam yang lalu -
SUMSELGubernur Sumsel Bakal Perluas Kolam Retensi untuk Atasi Banjir Simpang Polda Jelang Musim Hujan
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSFormappi Soroti Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran: Kini Lebih Tepat Disebut Kabinet Kompromi
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALDitawar Rp300 Ribu untuk Seks, Pria di Labura Bunuh Pasangan Sesama Jenis: Satu Pelaku di Bawah Umur
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSTak Banyak yang Tahu, Kapolri Suyudi Ario Seto Pernah Pamer Aksi Debus Bengkokkan Golok
hendra·3 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Emas Turun Tipis ke Rp2.576.000 Per Gram, Perak Naik Menjadi Rp40.750
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan