Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Indonesia Vs Australia, GBK Diyakini Tempat tak Besahabat Buat Tim Tamu Kecuali Alessandro Circati

Kandang timnas Indonesia diyakini akan menjadi tempat tak bersahabat buat timnas Australia.

Gelandang AC Milan asal Inggris Ruben Loftus-Cheek (kiri) berebut bola dengan bek Parma asal Australia Alessandro Circati (kanan) dalam pertandingan Serie A Liga Italia antara Parma vs AC Milan di Stadion Ennio-Tardini, pada 24 Agustus 2024. Piero CRUCIATTI / AFP(AFP/PIERO CRUCIATTI)
Gelandang AC Milan asal Inggris Ruben Loftus-Cheek (kiri) berebut bola dengan bek Parma asal Australia Alessandro Circati (kanan) dalam pertandingan Serie A Liga Italia antara Parma vs AC Milan di Stadion Ennio-Tardini, pada 24 Agustus 2024. Piero CRUCIATTI / AFP(AFP/PIERO CRUCIATTI)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kandang diyakini akan menjadi tempat tak bersahabat buat timnas .

Namun, justru dapat sambutan istimewa di . Utama Gelora Bung Karno dipastikan akan dipadati penonton dalan laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2024-2025 antara timnas Indonesia vs Australia, Selasa (10/9/2024) pukul 19.00 WIB.

Akun Instagram resmi timnas Indonesia memastikan tiket pertandingan melawan Australia di untuk semua kategori telah ludes terjual.

Keriuhan fan fanatik " class="article-tag-link" rel="tag">timnas Indonesia di diyakini akan menghadirkan teror tersendiri buat personel yang membuka kiprah di Grup C dengan kekalahan 0-1 dari Bahrain.

"Saya pikir lingkungan yang tidak bersahabat ini seharusnya malah membuat Anda semakin bersemangat, saya tidak menganggapnya tak ramah,” ucap pilar timnas Australia, , dikutip dari situs resmi Socceroos.

“Menurut saya, ini seharusnya menjadi energi untuk membakar semangat Anda. Ini seharusnya membuat Anda beraksi. Itu memompa semangat saya. Membuat saya semakin ingin menang, menghadapi semua penggemar yang mungkin tidak mendukung Anda, hanya untuk membuktikan mereka salah dan benar-benar menunjukkan kepada mereka bahwa 70.000 orang tidak memengaruhi cara saya bermain,” ucap Circati, bek Australia yang kini bermain untuk .

Sebelum bersiap menghadapi atmosfer menantang GBK, Circati yang kini berusia 20 tahun, justru merasakan sambutan istimewa di .

Ya, ia disambut oleh kelompok suporter Parma di Indonesia.

"Itu luar biasa, tentunya, merasakan kasih sayang di sebuah negara di mana orang-orang dari pihak lawan seharusnya bersikap tidak bersahabat terhadap kami,” ujar Circati.

“Tetapi, jelas Parma memiliki nama yang dikenal di seluruh dunia, terutama di sini di Indonesia dan para penggemar menunjukkan dukungan mereka kepada saya," sambungnya.

"Sekitar 20 atau 30 dari mereka datang ke sesi latihan kami dengan aksesori Parma mereka. Saya sangat menghargainya dan itu adalah kenangan indah bagi saya. Saya yakin kenangan ini akan tetap bersama saya untuk waktu yang sangat lama,” tutur bek kelahiran Italia yang pindah ke Australia saat masih berusia satu tahun. (rsy/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru