Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Irwasda Polda Sumut Pimpin Tim Usut Tuntas Kematian Winda Lorenza

Polda Sumut bentuk tim usut tuntas kematian Winda Lorenza. Irwasda pimpin supervisi libatkan keluarga.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan. (Foto: istimewa)
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Polda Sumatera Utara (Sumut) membentuk tim untuk mendalami kasus kematian Gowasa yang merupakan mantan istri Brigadir Iman Harefa anggota . Diketahui, Winda tewas dengan luka tembak di kepala.

Tim usut tuntas tersebut melibatkan sejumlah unsur internal dan eksternal. Dari internal kepolisian, tim melibatkan Ditreskrimum , Laboratorium Forensik (Labfor), Irwasda, ahli balistik, forensik, Bidpropam dan sejumlah unsur lainnya. Sedangkan, pihak keluarga Winda Lorenza dan Kementerian Hukum dan HAM masuk sebagai unsur eksternal.

Kabid Humas Polda Sumut, menjelaskan, supervisi terhadap perkara tersebut sebenarnya telah dilakukan sejak awal penanganan kasus. Ia memastikan, sebelum Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR RI memberikan petunjuk terkait supervisi, pihaknya sudah lebih dahulu membentuk tim usut tuntas.

“Supervisi itu sebenarnya sudah protap. Beberapa kasus sudah kami lakukan. Sebelum ada RDP Polda Sumut sudah melakukan supervisi diketuai Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Sumut dipimpin oleh Pak Irwasda (, S)," katanya ketika dihubungi Rabu (12/8/2026).

Menurutnya, supervisi dilakukan untuk mengecek langkah-langkah penyidik dalam menangani perkara. Hal itu untuk memastikan proses penyidikan berjalan sesuai prosedur dan penyidik bekerja secara profesional.

“Supervisi ini mengecek langkah-langkah apakah sudah sesuai prosedur, menjaga penyidik bekerja profesional. Tapi tidak intervensi, tetap dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Untuk diketahui pembentukan tim usut tuntas ini tidak lepas dari perbedaan keyakinan antara pihak kepolisian dan keluarga soal penyebab kematian korban.

Polisi menyimpulkan korban tewas akibat bunuh diri menggunakan senjata api, sedangkan keluarga meyakini dan melaporkan kematian tersebut sebagai kasus pembunuhan karena menemukan banyak luka lebam tidak wajar.

(Ton/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru