Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Iran Buka Akses Selat Hormuz untuk Jepang, Tegaskan Hanya Ditutup bagi Negara Musuh

Iran buka akses Selat Hormuz untuk Jepang dan negara netral, hanya membatasi kapal dari negara musuh di tengah konflik Timur Tengah.

Ilustrasi Selat Hormuz dan Teluk Persia. (Foto: Peter Hermes Furian/Shutterstock)
Ilustrasi Selat Hormuz dan Teluk Persia. (Foto: Peter Hermes Furian/Shutterstock)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah turut memengaruhi jalur distribusi energi global, khususnya di . Di tengah situasi tersebut, pemerintah Iran menyatakan kesiapannya membantu kapal-kapal Jepang melintasi jalur vital tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran, , menegaskan bahwa negaranya tidak sepenuhnya menutup akses di Selat Hormuz. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara dengan Kyodo News yang kemudian dikutip oleh Agence France-Presse.

Menurut Araghchi, pembatasan hanya berlaku bagi negara-negara yang dianggap sebagai pihak yang memusuhi Iran. Sementara itu, negara lain, termasuk Jepang, tetap diperbolehkan melintas dengan jaminan keamanan.

“Selat ini tidak kami tutup sepenuhnya. Jalur tersebut tetap terbuka, kecuali bagi kapal-kapal dari negara yang menyerang kami,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Ia bahkan menambahkan bahwa Iran siap memberikan fasilitasi bagi Jepang agar kapal-kapalnya dapat melintas dengan aman. Pemerintah Jepang hanya perlu melakukan komunikasi untuk mengatur mekanisme transit tersebut.

Kebijakan ini menjadi sorotan mengingat posisi strategis Selat Hormuz sebagai jalur utama dunia. Sebagian besar pasokan energi global, terutama dari kawasan Timur Tengah, melewati perairan tersebut.

Jepang sendiri merupakan salah satu negara yang sangat bergantung pada impor minyak dari kawasan tersebut. Sekitar 95 persen kebutuhan minyaknya dipasok dari Timur Tengah, dengan mayoritas pengiriman melalui .

Sebelumnya, ketegangan meningkat setelah Iran disebut mengambil langkah pembatasan sebagai respons atas konflik dengan Amerika Serikat dan Israel. Situasi ini sempat memicu kekhawatiran global terkait terganggunya pasokan energi dan lonjakan harga minyak dunia.

Namun dengan pernyataan terbaru ini, Iran berupaya memberikan kepastian kepada negara-negara mitra bahwa jalur distribusi energi tetap dapat diakses, selama tidak terlibat dalam konflik langsung dengan Teheran.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru