Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

IHSG Berpeluang Menguat Hari Ini, 5 Saham Jadi Pilihan Analis

IHSG berpeluang menguat pada Jumat, 31 Juli 2026. Lima saham AADI, BBRI, DEWA, TINS dan MDKA masuk radar analis untuk perdagangan hari ini.

Bagikan:
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan, IHSG hari ini. (Foto: istimewa)
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan, IHSG hari ini. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan () berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat, 31 Juli 2026. Sinyal positif tersebut muncul setelah indeks berhasil mencatat kenaikan signifikan pada perdagangan Kamis, 30 Juli 2026.

ditutup menguat 1,56 persen ke level 6.186,36 pada perdagangan sebelumnya. Kenaikan tersebut turut diikuti peningkatan volume transaksi, yang menjadi indikasi mulai munculnya kembali aktivitas akumulasi di pasar saham.

Dari sisi teknikal, kondisi IHSG juga mulai menunjukkan perbaikan. Indeks mampu bertahan di atas sejumlah rata-rata pergerakan utama dan saat ini bergerak pada area yang relatif berdekatan dengan garis MA20 dan MA60.

Kondisi tersebut membuat peluang penguatan lanjutan masih terbuka, meski investor tetap perlu mewaspadai potensi konsolidasi dalam perdagangan jangka pendek.

Dalam proyeksi teknikal, IHSG diperkirakan masih berada dalam fase wave iv dari wave (c). Struktur ini membuka peluang bagi indeks untuk melanjutkan pergerakan positif sebelum memasuki fase kenaikan berikutnya.

Pada perdagangan Jumat, area 6.172-6.219 menjadi zona yang perlu diperhatikan. Jika tekanan beli tetap kuat, IHSG berpotensi melanjutkan pergerakan menuju resistance berikutnya di sekitar 6.266.

Sebaliknya, investor perlu mencermati level 6.007 sebagai support utama. Jika level tersebut gagal dipertahankan, IHSG berpotensi mengarah ke support berikutnya di kisaran 5.839.

Meski sinyal teknikal IHSG cenderung membaik, faktor eksternal masih menjadi salah satu penentu arah pasar.

Nilai tukar rupiah berada di sekitar Rp18.075 per dolar AS, sehingga pergerakan mata uang domestik masih menjadi perhatian investor. Penguatan dolar AS juga berpotensi memberikan tekanan terhadap aset-aset berisiko, termasuk pasar saham Indonesia.

Pelaku pasar turut mencermati kebijakan moneter Amerika Serikat setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan terakhir.

Dengan demikian, penguatan IHSG pada akhir pekan berpotensi berlangsung selama sentimen pasar global dan nilai tukar rupiah tidak memberikan tekanan yang terlalu besar.

Lima Saham yang Masuk Radar Investor

Di tengah peluang penguatan IHSG, sejumlah saham menjadi perhatian karena menunjukkan perkembangan teknikal yang dinilai cukup menarik.

1. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk ()

menjadi salah satu saham yang mencuri perhatian setelah ditutup naik 4,80 persen ke level Rp9.275.

Kenaikan tersebut disertai peningkatan volume pembelian. Secara teknikal, saham AADI diperkirakan telah memasuki fase awal wave lima sehingga masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan.

Area buy on weakness berada di kisaran Rp9.025-Rp9.200. Target harga berada di level Rp9.400 dan Rp9.650.

Sementara batas pengendalian risiko berada di bawah Rp8.900.

2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ()

Saham juga menunjukkan perbaikan teknikal. Pada perdagangan sebelumnya, BBRI naik 2,40 persen menjadi Rp2.990.

Pergerakan saham tersebut kembali berada di atas MA60, memberikan sinyal teknikal yang lebih positif.

BBRI diperkirakan berada pada bagian akhir dari gelombang kenaikan. Target berikutnya berada di kisaran Rp3.080-Rp3.190.

Investor dapat memperhatikan area akumulasi di sekitar Rp2.950-Rp2.980, dengan batas risiko di bawah Rp2.940.

3. PT Darma Henwa Tbk ()

Saham menguat 2,27 persen ke level Rp450. Namun, aktivitas transaksi masih menunjukkan adanya tekanan jual sehingga pergerakan saham cenderung konsolidatif dalam jangka pendek.

Secara teknikal, DEWA diperkirakan masih berada dalam fase wave empat. Kondisi tersebut membuka kemungkinan terjadinya konsolidasi sebelum saham melanjutkan tren berikutnya.

Area buy on weakness berada di kisaran Rp392-Rp414 dengan target harga Rp486 dan Rp550.

Batas stop loss ditempatkan di bawah Rp358.

4. PT Timah Tbk ()

termasuk saham yang mencatat penguatan cukup agresif. Harga saham naik 4,09 persen menjadi Rp3.560.

Pergerakan tersebut mendapat dukungan dari peningkatan volume transaksi pembelian serta posisi harga yang bertahan di atas sejumlah moving average utama.

Secara teknikal, TINS diperkirakan mulai memasuki wave lima dari struktur kenaikan yang lebih besar.

Area buy on weakness berada pada kisaran Rp3.470-Rp3.520, sedangkan target harga berada di Rp3.650 dan Rp3.790.

Level pengendalian risiko berada di bawah Rp3.420.

5. PT Merdeka Copper Gold Tbk ()

Selain AADI, BBRI, DEWA, dan TINS, PT Merdeka Copper Gold Tbk () turut masuk radar analis untuk perdagangan Jumat.

MDKA menjadi salah satu saham yang patut diperhatikan seiring masih kuatnya minat pasar terhadap saham berbasis komoditas dan pertambangan.

Masuknya sejumlah emiten komoditas, energi, dan perbankan dalam daftar perhatian menunjukkan bahwa investor masih melihat sektor-sektor dengan likuiditas tinggi sebagai penggerak potensial pasar.

Secara keseluruhan, peluang IHSG untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat masih terbuka. Kenaikan 1,56 persen pada perdagangan sebelumnya dan meningkatnya volume pembelian menjadi modal positif bagi indeks untuk kembali menguji resistance jangka pendek.

Namun, investor tetap perlu memperhatikan perkembangan rupiah, arah dolar AS, kebijakan moneter Federal Reserve, serta dinamika pasar global.

Pergerakan IHSG yang semakin dekat dengan area resistance juga berpotensi memicu aksi ambil untung. Karena itu, strategi transaksi tetap perlu disesuaikan dengan profil risiko masing-masing investor.

Catatan: Level harga, target, area buy on weakness, dan stop loss dalam artikel ini merupakan materi analisis teknikal dan bukan ajakan membeli atau menjual saham tertentu.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru