Idul Fitri Momentum Bersatu Kembali Usai Pemilu 2024
momen lebaran tahun ini terasa cukup istimewa karena dilaksanakan usai Pemilu 2024
Idul Fitri Momentum Bersatu Kembali Usai Pemilu 2024
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ketua Komisi VIII DPR, Ashabul Kahfi, menilai Hari Raya Idul Fitri kali ini merupakan momentum untuk semua pihak agar bersatu kembali usai Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Menurutnya, momen lebaran tahun ini terasa cukup istimewa karena dilaksanakan usai Pemilu 2024.
“Bulan Ramadan kali ini terasa istimewa karena kita harus bersyukur pelaksanaan pemilu presiden dan pemilu legislatif sebagai salah satu pesta demokrasi terbesar dunia berhasil kita laksanakan,” katanya, Kamis (11/4/2024).
Apalagi, politisi PAN ini berpendapat momen lebaran tahun ini juga istimewa karena bisa dirayakan bersama-sama secara serentak, baik antara Muhammadiyah dan Pemerintah.
Ashabul menuturkan Kementerian Agama (Kemenag) telah menunjukkan perannya sebagai lokomotif toleransi dengan memastikan perbedaan tidak menjadi perpecahan, sehingga upaya tersebut patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi seluruh pihak.
“Sebagai insan yang beriman kita semua harus mensyukuri hal itu, caranya mari satu padukan lagi pikiran kita hanya untuk Indonesia tercinta,” ujarnya.
Untuk itu, ia berharap seluruh pihak bisa menghindari rasa saling curiga, saling menyalahkan, serta berkata kotor, agar semua bisa saling merangkul sebagai sesama saudara sebangsa.
“Karena sesungguhnya musuh kita jelas adalah kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan dalam bidang teknologi. Bukan karena perbedaan paham dan cara pandang,” tegasnya.
Sebelumnya, Kemenag menetapkan 1 Syawal 1445 Hijriah atau Idul Fitri 2024 Masehi jatuh pada Rabu (10/4/2024) setelah diputuskan melalui sidang isbat yang digelar di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (9/4/2024).
“Berdasarkan hisab posisi hilal wilayah Indonesia yang sudah masuk kriteria MABIMS, serta adanya laporan hilal yang terlihat, disepakati bahwa 1 Syawal tahun 1445 Hijriah jatuh pada Hari Rabu, 10 April 2024 Masehi,” ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam konferensi pers penetapan sidang Isbat.
Dengan penetapan ini maka dipastikan 1 Syawal 1445 Hijriah antara keputusan pemerintah, termasuk Nahdlatul Ulama, dengan Muhammadiyah jatuh pada hari yang sama.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELGubernur Sumsel Bakal Perluas Kolam Retensi untuk Atasi Banjir Simpang Polda Jelang Musim Hujan
hendra·19 menit yang lalu -
NEWSFormappi Soroti Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran: Kini Lebih Tepat Disebut Kabinet Kompromi
hendra·48 menit yang lalu -
KRIMINALDitawar Rp300 Ribu untuk Seks, Pria di Labura Bunuh Pasangan Sesama Jenis: Satu Pelaku di Bawah Umur
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSTak Banyak yang Tahu, Kapolri Suyudi Ario Seto Pernah Pamer Aksi Debus Bengkokkan Golok
hendra·2 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Emas Turun Tipis ke Rp2.576.000 Per Gram, Perak Naik Menjadi Rp40.750
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMIDPR Desak BI Perketat Keamanan QRIS dan Lindungi 65 Juta Pengguna dari Kejahatan Siber
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
POLITIKPengamat: Prabowo dan Jokowi Bisa Berhadapan di Pilpres Mendatang Jika Loyalis Dicopot
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
-
SUMSELKinerja Penyerapan Tinggi, Menteri PKP Setujui Tambahan 3.000 Unit Rumah Subsidi untuk Sumsel
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
PERISTIWATragis! Pria 64 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Kertapati Palembang
Rozie Winata·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan