Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

Hotspot Menurun, Jarak Pandang Sejumlah Bandara Terganggu Akibat Kabut Asap

Hotspot menurun, 52 helikopter dikerahkan Kemenhut atasi kabut asap yang ganggu jarak pandang bandara

Petugas gabungan terlihat sedang melakukan pemadaman terhadap karhutla. (Foto: dok Kemenhut)
Petugas gabungan terlihat sedang melakukan pemadaman terhadap karhutla. (Foto: dok Kemenhut)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - (Kemenhut) bersama tim gabungan terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah prioritas, khususnya .

Meski jumlah titik panas (hotspot) terpantau menurun, operasi pemadaman digencarkan karena asap masih mengganggu kualitas udara dan jarak pandang.

Berdasarkan data SiPongi Kemenhut dari satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20 per Minggu (30/8/2026) malam, jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional tercatat 946 titik. Angka ini turun 629 titik dibanding sehari sebelumnya.

Adapun sebaran hotspot nasional per 30 Agustus 2026, yakni Kalimantan Barat 455 titik; Kalimantan Tengah 308 titik;Sumatera Selatan 36 titik; Kalimantan Selatan 18 titik, Jambi 1 titik dan Riau 0 titik.

"Data tersebut menunjukkan penurunan hotspot secara nasional, namun konsentrasi titik panas masih cukup tinggi, terutama di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut, Ristianto Pribadi dalam keterangannya dikutip, Selasa (1/9/2026).

Kemenhut mengingatkan bahwa hotspot merupakan indikasi dari penginderaan satelit yang tetap memerlukan verifikasi lapangan, karena satu kejadian kebakaran bisa terdeteksi sebagai beberapa titik panas.

Berdasarkan laporan Dalkarhut, tercatat 93 laporan kejadian karhutla di 12 provinsi. Sebanyak 33 lokasi dilaporkan telah padam, sementara 60 lokasi lainnya masih dalam proses penanganan.

Secara kumulatif sepanjang 2026, telah dilakukan 4.801 operasi penanganan dengan luas areal mencapai 38.829,46 hektare. Untuk mempercepat pemadaman, kekuatan udara dikerahkan secara masif dengan menyiagakan 30 helikopter di Kalimantan dan 22 helikopter di Sumatera guna mendukung operasi water bombing dan patroli udara.

Selain itu, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terus diupayakan pada wilayah yang memenuhi syarat meteorologis.Dampak karhutla turut dirasakan pada kualitas udara di sejumlah wilayah yang bervariasi dari kategori Sedang hingga Berbahaya.

Berdasarkan pemantauan BMKG, jarak pandang di beberapa bandara juga terdampak kabut asap. Di antaranya,Bandara Supadio (Pontianak) 1,3 kilometer; Bandara Tjilik Riwut (Palangka Raya) 1,5 kilometer, Bandara Syamsudin Noor (Banjarmasin) 3 kilometer, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang) 4 kilometer dan Bandara Sultan Thaha (Jambi) 5 kilometer.

Kemenhut menegaskan, penurunan jumlah hotspot belum berarti risiko karhutla berakhir. Pemantauan dan operasi lapangan akan terus diperketat di wilayah yang masih membara maupun terdampak asap.

Masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi resmi BMKG, menjaga kesehatan, dan mengurangi aktivitas luar ruang jika kualitas udara memburuk.

(zie/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru