Hilang Dua Pekan, Pria Asal Tanjung Jambu Ditemukan Tewas di Sungai Lematang
Pria asal Desa Tanjung Jambu yang sempat hilang dua pekan ditemukan tewas mengapung di Sungai Lematang, Muara Enim
Nusantaraterkini.co, MUARA ENIM - Sesosok mayat pria berinisial Z (46) yang diketahui asal Desa Tanjung Jambu, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat ditemukan mengapung di pinggir Sungai Lematang, Dusun II Desa Muara Gula Baru, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim pada, Rabu (20/5/2026).
Korban ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB. Sebelumnya, dilaporkan hilang sejak dua pekan lalu tepatnya pada 5 Mei 2026, saat pergi mandi ke sungai tersebut dan tidak kunjung kembali ke rumah.
“Begitu menerima informasi, personel piket SPK bersama piket fungsi langsung mendatangi lokasi kejadian," ujar Kapolsek Gunung Megang AKP KMS Erwin dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).
Selain aparat kepolisian, Kepala Desa Muara Gula Baru, Sulahudin bersama warga sekitar juga turut hadir di lokasi untuk membantu proses evakuasi jenazah korban.
Berdasarkan keterangan saksi Burhadi (52) dan Ahmad Pakudin (35) yang merupakan petani asal Desa Tanjung Raman, mayat tersebut pertama kali ditemukan di pinggir sungai yang letaknya tidak jauh dari pangkalan pasir milik warga bernama Deni.
Penemuan ini sontak membuat warga sekitar terpukul dan haru setelah sekian lama menanti kejelasan nasib korban.
Sebelumnya, pihak keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian intensif di sekitar area sungai sejak hari pertama korban hilang sekitar pukul 09.00 WIB, namun tidak membuahkan hasil.
Penantian penuh harap selama hampir dua pekan tersebut, berakhir duka saat tangis keluarga pecah menyaksikan jenazah korban berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke RSUD Dr. HM Rabain Muara Enim sebelum diserahkan untuk dimakamkan.
Dari hasil pemeriksaan awal dan olah TKP oleh tim penyidik, petugas memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, serta barang-barang berharga milik korban juga masih utuh di lokasi awal.
Pihak keluarga menyampaikan jika korban memiliki riwayat penyakit kram, yang diduga menjadi penyebab utama korban tenggelam saat mandi.
“Saat ini kami telah melakukan pendataan para saksi, serta dokumentasi lengkap guna memastikan seluruh kronologi kejadian secara akurat,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PENDIDIKANKapolri: Ruang Digital Butuh Pemuda yang Bijak dan Produktif
Rozie Winata·17 menit yang lalu -
INTERNASIONALHari Raya Yahudi Diwarnai Serbuan ke Al-Aqsa, Palestina Serukan Tindakan Internasional
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SEPAKBOLAKlasemen Piala ASEAN FIFA: Indonesia Tempati Posisi Kedua
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
NEWSDirjen PAS Ungkap 13 Rumah Dinas di Lapas Cibinong Tak Tercatat sebagai Aset Negara
hendra·8 jam yang lalu -
KESEHATANRico Waas: Dukungan Suami Kunci Lahirkan Generasi Unggul
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
SEPAKBOLAIndonesia Imbang Lawan Malaysia, Kartu Merah Haye Jadi Sorotan
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
RELIGIPeringati Maulid Nabi, Rico Waas Ajak Warga Atasi Masalah Medan
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
SUMATERA TERKINIBupati Pasaman Barat Jenguk Korban Serangan Buaya di RSUD
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
KOTA MEDANRico Waas Minta Bangso Batak Jaga Budaya dan Rangkul Anak Muda
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
NEWSTNI Gagalkan Penyelundupan 16,4 Kg Sabu di Perbatasan Malaysia
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan