Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Gempa M 5,5 Halmahera Tengah Sebabkan 15 Rumah dan Fasilitas Kesehatan Rusak

Gempa M 5,5 Halmahera Tengah Maluku Utara akibatkan 15 rumah dan 1 fasilitas kesehatan rusak ringan.

Dampak kerusakan bangunan pasca gempa berkekuatan M5,5 mengguncang wilayah Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, pada Selasa (1/9/2026) pukul 15.32 WIB. (Foto: BPBD Kabupaten Halmahera Tengah)
Dampak kerusakan bangunan pasca gempa berkekuatan M5,5 mengguncang wilayah Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, pada Selasa (1/9/2026) pukul 15.32 WIB. (Foto: BPBD Kabupaten Halmahera Tengah)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,5 yang mengguncang wilayah Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, pada Selasa (1/9) pukul 15.22 WIB, telah menimbulkan kerusakan pada sejumlah bangunan.

Hasil kaji cepat tim BPBD Kabupaten Halmahera Tengah menyebutkan, sekitar 15 kepala keluarga (KK) terdampak. Sementara itu, hasil pendataan sementara mencatat sekitar 15 unit rumah mengalami rusak ringan serta satu unit fasilitas kesehatan mengalami kerusakan ringan.

"Adapun data tersebut masih dalam proses verifikasi dan asesmen lapangan untuk memastikan jumlah kerusakan maupun kemungkinan dampak lainnya," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan , Berton SP Panjaitan dalam keterangannya, Selasa (2/9/2026) malam.

Berton menjelaskan, hingga Rabu (2/9/2026), kondisi masyarakat secara umum masih dalam pemantauan tim lapangan. Pemerintah daerah bersama unsur terkait terus melakukan pendataan dan verifikasi untuk memastikan kondisi bangunan serta kebutuhan masyarakat terdampak.

"Masyarakat diimbau tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan dan tidak menempati bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang," jelasnya.

Berdasarkan informasi awal, gempa M 5,5 tersebut berlokasi sekitar 65 kilometer tenggara Halmahera Tengah, 84 kilometer tenggara Maba, dan 116 kilometer tenggara Weda.

Pusat gempa berada di laut pada koordinat 0,26 derajat Lintang Utara dan 128,92 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.

Guncangan gempa yang berpusat di laut dengan kedalaman 10 kilometer tersebut dirasakan lemah hingga sedang oleh masyarakat di Kecamatan dan Patani Utara. Berdasarkan parameter gempa yang diinformasikan, kejadian tersebut tidak berpotensi tsunami.

(zie/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait