Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Fahri Hamzah Sebut Gibran Jadi Game Changer Pilpres 2024

Dia menyebut Gibran berhasil mengubah total orang-orang yang kerap meragukan kemampuan ketika menjalani debat cawapres jilid I dan II

Cawapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)
Cawapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)
A A

Sebut Gibran Jadi Pilpres 2024

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Fahri Hamzah menilai sosok Raka menjadi Game Changer pada Pilpres 2024.

Fahri mengatakan bahwa publik selalu menantikan Gibran sejak dipilih Prabowo Subianto sebagai cawapres. Dia menyebut Gibran berhasil mengubah total orang-orang yang kerap meragukan kemampuan ketika menjalani jilid I dan II.

"Kalau saya lihat, orang kan sekarang berubah total ya karena dulu membayangkan dia kan nggak punya kemampuan apa-apa. Beda umur antara Gibran dengan Cak Imin aja 20 tahun, dengan Prof Mahfud mungkin 40 tahun," kata Fahri, Selasa (23/1/2024).

Fahri menilai Gibran kerap menyulitkan lawan ketika mengikuti . Menurutnya, kemampuan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkembang sangat pesat.

"Dan saya kira dari Pilpres ini kan Gibran ya. Jadi yang ditunggu oleh orang yang diingat orang, yang dinanti-nanti gesturnya dia, apa yang dia spil itu lah yang jadi gestur yang sangat ditunggu-tunggu oleh orang ya," ungkapnya.

Selain itu, Fahri menilai anak muda yang menjadi pemilih dengan jumlah terbesar pada Pilpres ini menjadi terwakili oleh Gibran sebagai cawapres. Wakil Ketua Umum Partai Gelora ini menyebut kehadiran Gibran menjadi kelebihan pasangan capres-cawapres nomor urut 02 untuk menggalang dukungan anak muda.

"Jadi saya kira itu yang kemudian bisa dibilang sebagai bagian yang menarik dari Pilpres kali ini karena ada mas Gibran. Jadi suasana Pilpres-nya itu jadi lain gitu, lebih seru dan lebih aktual juga kan, anak-anak muda melihat dia punya aktor kan. Dulu kan anak muda nggak melihat dia punya aktor di situ, sekarang anak muda udah dia lihat," terangnya.

Fahri menyebut sebagai anak muda, Gibran lebih fleksibel dan dapat melakoni banyak hal. Dia mengungkap hal ini yang membuat Wali Kota Solo tersebut kerap menjadi bintang setiap gelaran debat cawapres.

"Nomor 1 dengan nomor 3 itu salah konsep dari awal. Konsepnya orang marah, konsepnya orang kecewa, jadi itu nggak mungkin di konseptualisasi sebagai alternatif kebijakan. Sementara Pilpres itu kan tentang alternatif kebijakan. Bagaimana mengambil kebijakan dari orang marah sama orang kecewa. Kan tidak bisa itu. Nggak ada alternatif kebijakan," terangnya.

Karena hal ini, kata Fahri, Gibran selalu unggul pada setiap debat baik debat cawapres jilid I dan II. Dia menilai Gibran sangat leluasa dalam menawarkan kebijakan karena posisinya sudah jelas.

"Makanya bingung memosisikan diri. Masa ada dua calon saling tanya jawab untuk menyerang yang 02, Itu kan artinya nggak punya konsepkan. Harusnya apa proposalnya Prof Mahfud tentang ini, apa proposalnya Muhaimin. Ini nggak dia ngomong itu gimana itu Gibran sama Prabowo sama Jokowi. Jadi ini udah kacau dari awal," pungkasnya.

(HAM/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait