Emak-emak Geruduk Kantor Camat Binjai Barat Minta Cafe Tuak Ditutup
Puluhan masyarakat Binjai Barat yang tergabung dalam Forum Pemuda Madani Binjai (FPMB) menggeruduk Kantor Camat Binjai Barat, Kota Binjai.
Nusantaraterkini.co, BINJAI - Puluhan masyarakat Binjai Barat yang tergabung dalam Forum Pemuda Madani Binjai (FPMB) menggeruduk Kantor Camat Binjai Barat yang beralamat di Jalan Mancang, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara, Jumat (6/9/2024).
Massa yang didominasi oleh kaum emak-emak tersebut menuntut Camat Binjai Barat bersama Forkopimcam, untuk menutup lokasi maksiat, yaitu Cafe Tuak yang berada di Kelurahan Limau Mungkur, karena sudah sangat meresahkan masyarakat.
"Kami minta tutup segera cafe tuak yang sudah meresahkan masyarakat tersebut. Apalagi lokasi tersebut menyediakan wanita sebagai pelayan serta live music hingga tengah malam," ungkap Randi Permana saat berorasi di depan Kantor Camat Binjai Barat.
Tidak hanya sangat meresahkan, dengan menggunakan pengeras suara, orator aksi juga menegaskan jika masyarakat sekitar sudah geram dan akan segera merobohkannya jika aparat terkait tidak segera menutupnya.
"Hari ini juga akan kami robohkan kalau tidak ada tindaklanjut dari pemerintah," teriak warga lainnya dengan nada kesal.
Warga juga mengaku sudah mengantongi tandatangan warga sekitar sebagai bentuk penolakan adanya Kafe Tuak tersebut.
"Warga sudah melakukan penolakan. Ini dapat kami buktikan dengan adanya tandatangan ratusan warga sekitar," teriak warga lainnya yang ikut melakukan unjukrasa.
Menyikapi hal tersebut, Camat Binjai Barat Oscar Arifandi Ginting, berjanji akan segera menyikapi keluhan warga.
Ia pun bersama Forkopimcam Binjai Barat, meminta waktu untuk melakukan diskusi guna membahas tuntutan masyarakat.
"Kami sudah melakukan mediasi sejak bulan Juli lalu. Bahkan saya sendiri sudah ke lokasi. Dalam hal ini, kami meminta waktu sebentar untuk berdiskusi dengan instansi terkait," ucap Oscar.
Usai berdiskusi, Kasatpol PP Binjai, Ardiansyah Putra Pohan, akhirnya memberitahukan hasil diskusi tersebut.
"Alhamdulillah, setelah kami diskusi, akhirnya kami sepakat kalau objek itu akan kami tutup pada hari ini. Tapi tolong masyarakat jangan ikut agar tidak terjadi gesekan," ucap Ardiansyah.
Tidak hanya menutup, sebut Ardiansyah, Pihaknya juga akan terus melakukan patroli di wilayah tersebut guna memastikan tidak ada aktifitas kembali di lokasi yang dimaksud.
"Bila kami temukan adanya aktifitas, maka akan kami robohkan," tutup Ardiansyah. (rsy/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANPemko Medan Perluas Basis Penerimaan untuk Optimalkan PAD
Rozie Winata·24 menit yang lalu -
NEWS VIDEOPemko Medan Tegaskan Penyesuaian Pajak dan Retribusi Berorientasi Kepastian Hukum dan Pelayanan Publik
Fadli Tara·42 menit yang lalu -
KRIMINALPolda Sumsel Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penggelapan Kapal Tongkang OCEANIC 238
Rozie Winata·56 menit yang lalu -
PENDIDIKANSambut Baik Instruksi Pendidikan Gratis Prabowo, Habib Syarief Ingatkan Kesiapan Fiskal Negara
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
POLITIKDPR Pastikan Pembahasan UU Ketenagakerjaan Digarap Masa Sidang Ini Sesuai Putusan MK
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMUTAngkutan Peti Kemas KAI Sumut Tumbuh 25 Persen Hingga Agustus 2026
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSDPR Siapkan Pembahasan UU Ketenagakerjaan, Cucun: Ada Batas Waktu dari MK
hendra·2 jam yang lalu -
POLITIKPuan Tegaskan Aturan Baru Pemilu Termasuk PT 5 Persen Belum Diputuskan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SUMSELDiduga Telilit Utang, Pria Parubaya Ditemukan Tewas Tergantung di Kawasan GOR Muara Enim
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOPuan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat Usai Banjir Bandang Terjang Solok
Fadli Tara·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan