Emak-emak di Kota Binjai Marah dan Tolak Pembongkaran Portal Jalan yang Dilakukan Sepihak
Sejumlah masyarakat yang berdomisili di Jalan Sei Bangkatan, Lingkungan II, Kelurahan Tanah Seribu, Binjai Selatan, Kota Binjai, Sumatera Utara.
Nusantaraterkini.co, BINJAI - Sejumlah masyarakat yang berdomisili di Jalan Sei Bangkatan, Lingkungan II, Kelurahan Tanah Seribu, Binjai Selatan, Kota Binjai, Sumatera Utara, menggeruduk kantor kelurahan setempat.
Informasi yang diperoleh wartawan, masyarakat yang kebanyakan emak-emak ini menggeruduk kantor lurah pada, Senin (23/13/2024), karena marah dan menolak adanya pembongkaran portal di Jalan Sei Bangkatan.
Emak-emak menilai, pembongkaran portal dilakukan sepihak tanpa berdialog dengan masyarakat.
Tak hanya itu mereka menilai, penolakan yang dilakukan masyarakat dapat menyulitkan karena berpotensi angkutan truk melebihi tonase melintas hingga buntutnya jalan rusak dan dipenuhi abu.
"Kami heran, kenapa dibongkar portal tanpa sepengetahuan masyarakat sekitar dan diduga sepihak untuk kepentingan kelompok tertentu," ujar Sri Yuni, warga sekitar, Selasa (24/12/2024).
Masyarakat menilai, pembongkaran portal layaknya dilakukan lebih dulu musyawarah. Mereka juga menilai, langkah pembongkaran terkesan dilakukan diam-diam.
Ia menyebut, Pemko Binjai harus bijak dalam mengambil keputusan. Juga kepada DPRD Binjai, harus peka terhadap tindakan yang dapat merugikan masyarakat.
"Kami berencana akan melakukan aksi ke kantor DPRD kota Binjai terkait pembongkaran portal itu," ujar Sri.
Sementara, Camat Binjai Selatan, M Fauzi menyatakan, pihaknya mengetahui ada peristiwa itu setelah ada pembongkaran.
Bahkan, kata dia, tidak ada pemberitahuan untuk membongkar kepada perangkat kecamatan setempat.
"Saya baru tau setelah tiga hari terjadinya pembongkaran. Untuk sementara informasi yang saya terima kalau soal portal itu adalah gawe dari Dinas Perhubungan. Namun, saya tidak ada menerima pemberitahuan dibongkar," ujar Fauzi.
Disoal adanya penolakan masyarakat, Fauzi tidak dapat menjawab lebih jauh. Ia juga menyarankan untuk konfirmasi ke Dinas Perhubungan Binjai.
Di kantor Kelurahan Tanah Seribu, masyarakat juga tidak dapat bertemu dengan perangkat di sana. Meski sudah menunggu, Lurah Tanah Seribu tetap saja tidak menemui masyarakat.
Namun begitu, aspirasi yang disampaikan masyarakat diterima perangkat kelurahan dengan membuat surat pernyataan yang akan dikirim ke Dishub Binjai. (rsy/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PERISTIWAPembangunan Tong Pengolahan Emas di Desa Simalagi Madina Telan Korban Jiwa
Rozie Winata·17 menit yang lalu -
SUMSELGubernur Sumsel Tinjau Penanganan Karhutla dan Kondisi Gajah di Suaka Margasatwa Padang Sugihan
Rozie Winata·29 menit yang lalu -
SUMUTBuddha Tzu Chi Bangun 241 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Padangsidimpuan
Rozie Winata·37 menit yang lalu -
NEWS VIDEOBuddha Tzu Chi Indonesia Kembali Bantu Korban Bencana, 241 Huntap di Padangsidimpuan Dibangun
Fadli Tara·41 menit yang lalu -
KRIMINALMasuk Panti Rehabilitasi, Pasien Narkoba Lapor Polisi karena Ngaku Dianiaya hingga Gendang Telinga Pecah
Rozie Winata·48 menit yang lalu -
NEWSTNI Berangkatkan 638 Prajurit Misi Perdamaian PBB ke Kongo
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NASIONALFilep Wamafma Minta Hak Daerah Penghasil Diperkuat dalam RUU Migas
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KRIMINALKetua DPRD Sumut Bantah Sengaja Perlambat Penyidikan Kasus Dhody Thahir di Polda
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSWarga Kampung Nelayan Seberang Belawan Minta Kejelasan Status Wilayah dan Kependudukan
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PENDIDIKANPenambahan Anggaran Kemendiktisaintek Harus Berdampak Nyata Bagi Pendidikan
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan