Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

DPR: Revisi UU Migas dapat Mendukung Produksi Minyak di Tanah Air

Indonesia memiliki tugas berat untuk mencapai target minyak 1 juta bph dan gas 12 bscfd

Anggota Komisi VII DPR, Sartono Hutomo. (Foto: istimewa)
Anggota Komisi VII DPR, Sartono Hutomo. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota Komisi VII , Sartono Hutomo, menyatakan Rancangan Undang-Undang Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi () dapat meningkatkan produksi atau lifting minyak di tanah air.

Apalagi, Indonesia memiliki tugas berat untuk mencapai target minyak 1 juta bph dan gas 12 bscfd. 

Menurut Sartono, hal itu harus ditempuh lantaran saat ini Indonesia kian mengkhawatirkan.

“Untuk mendukung tanah air, diperlukan penyelesaiannya Revisi Undang-undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas),” katanya, Rabu (14/8/2024).

Sartono menambahkan, tersebut utamanya berkenaan dengan legitimasi hukum keberadaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Sartono menegaskan, tidak adanya kepastian hukum ini yang membuat SKK Migas tidak leluasa bergerak di forum-forum internasional untuk melobi meningkatkan lifting Migas tanah air.

“Ini tugas bersama. Kalau target-target lifting Migas tercapai, otomatis peningkatan pendapatan negara dari sektor Migas juga sangat penting untuk berlanjutnya pembangunan tumbuh kembangnya perekonomian ini,” terangnya.

“Jadi ini harus jadi konsen tentang Revisi UU Migas untuk disahkan. Saya bersepakat untuk itu,” pungkasnya.

Sekedar informasi, pada September lalu, Badan Legislasi RI beserta Komisi VII DPR RI menyepakati RUU Migas menjadi usul inisiatif DPR RI. Namun hingga kini, RUU tersebut belum dibahas kembali dan tidak kunjung dibawa ke Paripurna DPR untuk disahkan menjadi UU.

(cw1/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait