Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Dilaporkan Hilang, Wanita Paruh Baya di Sergai Ditemukan Tewas di Sungai Buaya

Sempat dilaporkan hilang, seorang wanita berinisial RS (51) akhirnya ditemukan tewas di tepi Sungai Buaya, Dusun 8 Pagar Gunung, Desa Mabar,

Bagikan:
Sempat dilaporkan hilang, seorang wanita berinisial RS (51) akhirnya ditemukan tewas di tepi Sungai Buaya, Dusun 8 Pagar Gunung, Desa Mabar, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (26/6/2024).
Sempat dilaporkan hilang, seorang wanita berinisial RS (51) akhirnya ditemukan tewas di tepi Sungai Buaya, Dusun 8 Pagar Gunung, Desa Mabar, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (26/6/2024).
A A

nusantaraterkini.co,  - Sempat , seorang (51) akhirnya , Dusun 8 Pagar Gunung, Desa Mabar, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (26/6/2024).

Saat ini, pihak kepolisian Polsek Kotarih telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban.

Kapolsek Kotarih Iptu Mula Purba, SHi, MH didampingi Wakapolsek Ipda Brimen, SH, MH di Polsek Kotarih, membenarkan tim Inafis Polres melakukan olah TKP dan evakuasi penemuan mayat tersebut.

"Dipimpin Ipda Brimen, tim Inafis Polres Sergai bersama-sama Polsek Kotarih, Koramil Bangun Purba dibantu warga Pamah melakukan olah TKP dan evakuasi terhadap korban," terangnya.

Dikatakannya, korban pertama kali ditemukan oleh warga bernama Sugianto Ginting (48) dan Prenklin Damanik (15) sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu para saksi menjala ikan di sungai dan mencium aroma busuk, setelah didekati ternyata bau busuk itu dari mayat manusia.

"Saksi mencium aroma bau menyengat kemudian mendekati ternyata mayat manusia," jelasnya.

"Atas temuan itu, saksi menyampaikan ke warga lainnya dan juga Kades Pamah Antonius Silangit dan kades melaporkan ke Polsek Kotarih. Polisi yang mendapat laporan turun langsung ke lokasi kejadian," pungkasnya.

Petugas tim Inafis bersama-sama Polsek Kotarih, Koramil Bangun Purba dibantu warga kemudian melakukan pemeriksaan pada tubuh korban.

"Kondisi fisik luar korban telah lebam memutih di duga akibat terendam air terlalu lama dan sudah mulai melepuh serta sebagian sudah tinggal tulang belulang." tegasnya.

Karena situasi alam yang ekstrim maka korban dievakuasi ke perkampungan terdekat yaitu Desa Pamah Kabupaten Sergai dengan menyeberangi sungai dari wilayah Kabupaten Deli Serdang kemudian diserahterimakan proses hukumnya kepada Polsek Bangun Purba.

"Setelah sampai di jalan perkampungan maka pihak keluarga yang telah menunggu diizinkan memeriksa mayat dan dapat mengenali korban dengan pakaian celana pendek warna merah muda motif bintang-bintang masih melekat pada korban," terangnya.

Keluarga korban, Rosmalin Sinaga (53) dan Hasman Sinaga (58) selaku saudara kandung  dapat mengenali korban yaitu RS (51) dengan pakaian yang biasa dipakai korban masih melekat. Pihak keluarga sebelumnya telah melaporkan kehilangan korban ke Polsek Kotarih. 

"Korban sebelumnya ke Polsek Kotarih sejak tanggal 20 Mei 2024 saat menuju ke lahan perladangannya kemudian bersama pihak terkait dan masyarakat telah dilakukan upaya pencarian selama dua minggu namun tidak menemukan korban." pungkasnya.

(Dra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru