Cinta Ditolak, Pria di Asahan Nekat Culik Mantan Pacar dan Sekap di Hotel
Pria di Asahan nekat culik dan sekap mantan pacar di hotel usai cintanya ditolak. Polisi kini dalami kasus penculikan dan kekerasan.
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Perasaan tak terima karena hubungan asmara kandas berujung pada tindakan kriminal. Seorang pria berinisial FF harus berhadapan dengan hukum setelah diduga menculik dan menyekap mantan kekasihnya di sebuah hotel di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Kasus ini kini ditangani oleh Polres Asahan. Petugas telah mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa mobil yang digunakan dalam aksi tersebut.
Kanit Jatanras Polres Asahan, Asido Nababan, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut pelaku saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
“Pelaku sudah diamankan bersama kendaraan yang digunakannya,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Berawal dari Penolakan
Peristiwa ini bermula saat pelaku mendatangi korban IC di kediamannya di wilayah Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara. Dalam pertemuan tersebut, pelaku berusaha membujuk korban agar kembali menjalin hubungan. Namun, permintaan itu ditolak.
Tidak menyerah, pelaku kemudian menawarkan diri untuk mengantar korban ke kampusnya di Kisaran. Korban yang tidak menaruh curiga awalnya menerima tawaran tersebut.
Namun di tengah perjalanan, arah kendaraan berubah menuju lokasi yang sepi. Merasa ada yang tidak beres, korban nekat melompat keluar dari mobil demi menyelamatkan diri, meski harus meninggalkan tas dan ponselnya.
Modus Mengembalikan Barang
Setelah kejadian itu, pelaku kembali menghubungi korban dengan alasan ingin mengembalikan barang milik korban yang tertinggal. Pertemuan pun terjadi di depan kampus.
Di momen itulah pelaku kembali membujuk korban untuk masuk ke dalam mobil. Ia beralasan ingin melunasi utang kepada korban. Tanpa menyadari bahaya yang mengintai, korban akhirnya menuruti ajakan tersebut.
Alih-alih mengembalikan barang atau membayar utang, pelaku justru membawa korban ke sebuah hotel di kawasan Jalan Kartini, Asahan. Di lokasi itu, korban diduga disekap, mengalami kekerasan, serta pelecehan.
Berhasil Diselamatkan
Dalam kondisi tertekan, korban berupaya menghubungi temannya untuk meminta pertolongan. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada keluarga dan kerabat korban.
Mereka yang datang ke lokasi akhirnya berhasil menemukan korban dalam kondisi trauma dan ketakutan. Setelah diselamatkan, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur pidana lain dalam peristiwa tersebut.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PERISTIWAMarkas OPM Egianus Kogoya di Nduga Diserang dari Udara? Ini Kata TNI
hendra·9 menit yang lalu -
SUMSELHerman Deru Beberkan Strategi Program Sultan Muda Tekan Angka Pengangguran di Sumsel
hendra·30 menit yang lalu -
INTERNASIONALSurvei Ungkap 52 Persen Warga Filipina Merasa Tak Berdaya Hadapi Korupsi
Rozie Winata·32 menit yang lalu -
KRIMINALBobol Rumah Kosong di Hamparan Perak, Spesialis Curanmor dan Pencurian Ditangkap Polisi
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALTiga Pemuda di Pematangsiantar Ditangkap Polisi, Bawa 15 Butir Ekstasi Beragam Merek
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALTak Diberi Uang Rokok, Ayah di Deliserdang Aniaya Putri Kandungnya hingga Babak Belur
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMUTJejak Rel Tempo Dulu: Perjalanan Stasiun Timbang Langkat Menjadi Stasiun Binjai
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SUMSELTeknologi Drone Slog Polri Diterjunkan Atasi Karhutla di Pemulutan Ogan Ilir
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
KRIMINALOperasi Sikat I Musi 2026: Polda Sumsel Kerahkan 20 Personel Brimob di Titik Rawan Kejahatan
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
INTERNASIONALMenlu Arab Saudi Desak Pemulihan Selat Hormuz seperti Sebelum 28 Februari
Rozie Winata·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan