BNN Tangkap Dua WN Rusia di Bali, Sita 7,8 Kg Hashish: Kenali Narkotika Berdaya THC Tinggi Ini
BNN menangkap dua WN Rusia di Bali dengan barang bukti 7,8 kg hashish. Simak pengertian, cara penggunaan, dan efek narkotika ini.
Nusantaraterkini.co, BALI – Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap kasus penyelundupan narkotika jenis hashish seberat 7,8 kilogram yang melibatkan dua warga negara Rusia di Bali. Kedua tersangka masing-masing berinisial KK (51) dan SK (39).
Kepala BNN RI, Komjen Suyudi Ario Seto, menjelaskan pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi yang diterima dari petugas Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta terkait adanya koper berisi hashish yang dikirim dari Thailand dengan tujuan Jakarta.
"Setelah menerima laporan tersebut, tim gabungan BNN dan Bea Cukai melakukan operasi pengawasan dan pengiriman terkendali (controlled delivery) untuk menelusuri pergerakan barang hingga ke Bali," ujarnya, Sabtu (6/6/2026).
Dari hasil pemantauan, tersangka perempuan diketahui membawa koper berisi narkotika tersebut menuju Bali menggunakan kendaraan sewaan. Perjalanan dilakukan melalui jalur darat dan penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk.
"Setibanya di Bali, tersangka kemudian bertemu dengan rekannya. Namun saat proses pemindahan barang berlangsung di wilayah Bangli, petugas langsung melakukan penindakan. Salah satu tersangka sempat berupaya melarikan diri menggunakan kendaraan, tetapi berhasil diamankan," pungkasnya.
Hashish merupakan salah satu produk olahan ganja yang berasal dari getah tanaman cannabis yang dikeringkan dan dipadatkan. Bentuknya umumnya berupa lempengan berwarna cokelat, keemasan hingga hitam.
Berdasarkan informasi dalam Kamus Narkoba BNN, hashish memiliki kandungan tetrahydrocannabinol (THC) yang lebih tinggi dibandingkan ganja biasa. Kandungan THC pada hashish dapat mencapai sekitar 15 hingga 30 persen, sehingga efek yang ditimbulkan cenderung lebih kuat.
Selain dalam bentuk padat, hashish juga dapat diolah menjadi minyak hashish yang merupakan ekstrak pekat dari tanaman cannabis. Produk ini biasanya dipasarkan dalam kemasan kecil karena tingkat konsentrasinya yang tinggi.
Cara Penggunaan dan Efeknya
Hashish umumnya dikonsumsi dengan cara diisap menggunakan pipa atau dicampurkan ke dalam rokok bersama tembakau. Saat dibakar, zat ini menghasilkan aroma yang cukup tajam dan khas.
Efek yang ditimbulkan mirip dengan ganja, seperti perubahan suasana hati, sensasi rileks, hingga gangguan persepsi. Namun karena kadar THC yang lebih tinggi, dampaknya dapat lebih kuat dan berisiko menimbulkan gangguan kesehatan fisik maupun mental apabila disalahgunakan.
BNN masih terus mendalami jaringan peredaran narkotika internasional yang diduga terkait dengan kasus penyelundupan hashish tersebut.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELBelum Puas, Gabungan Mahasiswa se-Sumsel Kembali Geruduk Kantor Gubernur
Herman Saleh Harahap·5 menit yang lalu -
NEWS VIDEOPrabowo Ungkap Rp52 Triliun Kekayaan Negara Berhasil Diselamatkan Satgas PKH
Fadli Tara·9 menit yang lalu -
KRIMINALKPK Periksa Ajudan Wali Kota Padangsidimpuan dan Pejabat Tapsel
Herman Saleh Harahap·25 menit yang lalu -
KOTA MEDANRico Waas Dorong Kesejahteraan Nelayan Lewat Kampung Merah Putih
Herman Saleh Harahap·41 menit yang lalu -
SUMUTBobby Nasution sebut Kolaborasi Kunci Pengelolaan Program Strategis Sumut
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NASIONALMenaker: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Hadirkan Era Baru Hukum Ketenagakerjaan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSJurnalis Sumatera Ikuti Workshop Ketahanan Menghadapi Manipulasi Informasi
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NASIONALPrabowo Perkuat Pertahanan Negara dengan Resmikan 204 Satuan Baru TNI
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KRIMINALCemburu Buta, Suami di Konawe Selatan Tikam Istri 9 Kali hingga Tewas
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSKredibilitas Dirut RSUD Nurdin Hamzah Dipertanyakan, Jhoni Tanjung: Sekali Runtuh Sulit Dibangun Kembali
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan