Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Berangkat dari Dunia Perfilman, CEO Mie Ayam Sinar Utama, Januardy Wijaya Bagikan Perjalanan Bisnis di Medan Digifest

Januardy Wijaya membagikan kisah Mie Ayam Sinar Utama, dari bekas kedai kopi hingga berkembang ke Jakarta dengan fokus memperkuat bisnis utama.

Bagikan:
Diskusi Talk Show Medan Digifest mengenai usaha viral di bidang digital dengan narasumber Aldi Taher dan Januardy Wijaya, Minggu (23/8/2026), (foto: Novia/Nusantaraterkini.co )
Diskusi Talk Show Medan Digifest mengenai usaha viral di bidang digital dengan narasumber Aldi Taher dan Januardy Wijaya, Minggu (23/8/2026), (foto: Novia/Nusantaraterkini.co )
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN — Perjalanan membangun sebuah bisnis tidak selalu dimulai dari latar belakang yang sesuai dengan bidang usaha. Hal tersebut dibagikan oleh pendiri , dalam Talk Show yang digelar di Pos Bloc Medan, Minggu (23/8/2026)

Dalam kesempatan tersebut, sang CEO menceritakan perjalanan membangun usaha kuliner yang bermula dari sebuah ruang kosong bekas kedai kopi hingga berkembang dan mampu membuka cabang di Jakarta.

Menariknya, sebelum terjun ke dunia , ia justru memiliki latar belakang di industri perfilman.

“Background saya ini bukan di F&B, bukan di hospitality. Dulu saya kuliahnya perfilman,” ungkapnya dalam Talk Show .

Setelah menyelesaikan pendidikan, ia sempat bekerja di industri film selama kurang lebih lima tahun. Perjalanan menuju dunia bisnis kemudian bermula ketika studio tempatnya bekerja memiliki area coffee shop yang masa sewanya telah berakhir.

Daripada membiarkan ruang tersebut kosong, ia memilih memanfaatkannya untuk menjalankan usaha sendiri. Pada awalnya, bisnis yang dibangun bukanlah restoran mie ayam, melainkan tetap melanjutkan konsep coffee shop yang sudah ada.

Namun, ia kemudian terpikir untuk menambahkan satu menu sebagai pendamping atau side dish. Dari berbagai pilihan yang ada, mie ayam akhirnya dipilih.

“Kemarin ada melukis, bikin film, atau mie ayam ya? Ya sudah, saya pilih mie ayam,” ujarnya sembari tertawa.

Pilihan sederhana tersebut kemudian berkembang menjadi sebuah bisnis yang dijalankan secara serius. Namun, perjalanan tersebut tidak berlangsung mulus. Tidak lama setelah usaha berjalan, pandemi COVID-19 melanda dan memberikan tekanan besar terhadap dunia usaha, termasuk bisnis yang dirintisnya.

Memasuki sekitar bulan ketiga pandemi, kondisi usaha sempat berada di titik sulit hingga muncul pemikiran untuk menghentikan bisnis. Namun, ia memilih bertahan dan terus menjalankan usaha dengan penuh kesabaran dan konsistensi.

Setelah melewati masa sulit tersebut selama kurang lebih satu tahun, bisnis mulai menunjukkan pertumbuhan positif.

Dalam perjalanan mengembangkan , sang founder juga sempat memiliki keinginan untuk merambah bidang usaha lain. Salah satunya adalah rencana masuk ke bisnis properti.

Namun, keinginan untuk memperluas usaha tersebut mendapat masukan dari CEO Mie Ayam Sinar Utama. Ia kemudian mendapatkan nasihat untuk tidak terburu-buru memperluas bisnis sebelum benar-benar memperkuat bisnis utama yang telah dibangun.

“Ide kamu bagus. Cuma untuk usia sekarang, akan lebih baik kalau kita go deep daripada go wide. Maksudnya kita dalami, jangan melebar dari core utamanya,” tuturnya, mengutip nasihat sahabatnya. 

Nasihat tersebut menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan bisnisnya. Ia menyadari bahwa membangun usaha tidak hanya tentang membuka sebanyak mungkin lini bisnis, tetapi juga bagaimana memperkuat fondasi dan mengembangkan bisnis utama secara berkelanjutan.

Atas pertimbangan tersebut, ia akhirnya memilih untuk menutup studio film yang sebelumnya masih dijalankan dan mengalihkan fokus sepenuhnya kepada pengembangan Mie Ayam Sinar Utama.

Keputusan itu kemudian membawanya untuk terus memperkuat tersebut hingga mampu melakukan ekspansi ke luar daerah dan membuka cabang di Jakarta.

Kisah perjalanan tersebut menjadi salah satu pembelajaran yang dibagikan dalam Talk Show Medan Digifest di Pos Bloc Medan. Dari pengalaman tersebut, ia menekankan pentingnya keberanian untuk memulai, konsistensi dalam menghadapi tantangan, serta kemampuan untuk tetap fokus mengembangkan core business sebelum memutuskan melakukan ekspansi ke bidang lain. 

(CW2/Nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru