Bentrok Pemuda di Maluku Tenggara Memanas: 1 Tewas, Wakapolres Terluka, Rumah Warga Dibakar
Bentrok pemuda di Maluku Tenggara tewaskan 1 orang, 6 luka termasuk Wakapolres. Sejumlah rumah dibakar, polisi masih berjaga.
Nusantaraterkini.co, MALUKU - Bentrok antar kelompok pemuda pecah di Desa Danar Ternate, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, sejak Kamis malam (26/3/2026) hingga Jumat pagi (27/3/2026).
Kericuhan melibatkan dua kelompok dari Kompleks Ohoitom dan Kompleks Danar Ternate. Kedua kubu saling serang menggunakan batu hingga panah wayer, membuat situasi semakin tidak terkendali.
Insiden ini diduga bermula sekitar pukul 22.00 WIT, saat seorang remaja melintas dengan sepeda motor berkecepatan tinggi di depan warga. Aksi tersebut memicu teguran yang kemudian berujung pada saling ejek.
Ketegangan meningkat di sekitar Masjid Al-Mathar, hingga akhirnya terjadi aksi pelemparan yang memicu bentrokan terbuka.
Meski sempat dilaporkan kepada aparat desa, konflik justru membesar. Sekitar pukul 23.05 WIT, serangan balasan terjadi dan membuat situasi semakin panas.
Memasuki pukul 23.30 WIT, massa dari kedua kelompok mulai berkumpul dalam jumlah besar. Bentrokan pun meluas ke berbagai titik.
Aparat kepolisian yang tiba sekitar pukul 00.20 WIT sempat meredakan situasi. Namun, bentrok kembali pecah pada pukul 02.00 WIT dan berlanjut hingga menjelang subuh.
Kerusuhan kembali terjadi sekitar pukul 04.40 WIT, yang menyebabkan sejumlah rumah warga terbakar.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Satu orang warga berinisial FAR (25) meninggal dunia,” ujarnya.
Selain itu, enam orang mengalami luka-luka, terdiri dari tiga anggota kepolisian dan tiga warga sipil.
Tiga anggota Polri yang terluka yakni Wakapolres Maluku Tenggara Kompol Djufri Jawa, Kasat Reskrim AKP Barry Talabessy, serta Bripda Siswanto Sofyan.
Sementara korban dari warga sipil masing-masing berinisial FFH (22), MSS (17), dan AAR (37).
Kerugian materiil akibat bentrokan ini cukup besar. Tercatat tiga unit rumah hangus terbakar, empat rumah mengalami kerusakan berat, serta satu unit sepeda motor ikut dilalap api.
Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Rian Suhendi, turun langsung memimpin pengamanan di lokasi kejadian pada Jumat pagi. Ia didukung oleh personel Brimob untuk mengendalikan situasi.
Polisi juga melakukan penyekatan guna memisahkan kedua kelompok yang terlibat bentrok.
“Saat ini situasi sudah mulai kondusif setelah dilakukan penanganan cepat oleh personel gabungan,” jelas Rositah.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memperkeruh keadaan.
Hingga kini, aparat masih melakukan penjagaan ketat serta penyelidikan lebih lanjut guna mencegah konflik susulan.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PENDIDIKANKapolri: Ruang Digital Butuh Pemuda yang Bijak dan Produktif
Rozie Winata·13 menit yang lalu -
INTERNASIONALHari Raya Yahudi Diwarnai Serbuan ke Al-Aqsa, Palestina Serukan Tindakan Internasional
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SEPAKBOLAKlasemen Piala ASEAN FIFA: Indonesia Tempati Posisi Kedua
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
NEWSDirjen PAS Ungkap 13 Rumah Dinas di Lapas Cibinong Tak Tercatat sebagai Aset Negara
hendra·8 jam yang lalu -
KESEHATANRico Waas: Dukungan Suami Kunci Lahirkan Generasi Unggul
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
SEPAKBOLAIndonesia Imbang Lawan Malaysia, Kartu Merah Haye Jadi Sorotan
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
RELIGIPeringati Maulid Nabi, Rico Waas Ajak Warga Atasi Masalah Medan
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
SUMATERA TERKINIBupati Pasaman Barat Jenguk Korban Serangan Buaya di RSUD
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
KOTA MEDANRico Waas Minta Bangso Batak Jaga Budaya dan Rangkul Anak Muda
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
NEWSTNI Gagalkan Penyelundupan 16,4 Kg Sabu di Perbatasan Malaysia
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan