Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Bantuan Renovasi Rumah Tak Layak Huni Diterima Warga Randudongkal

Program renovasi RTLH merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menanggulangi kemiskinan

Wakil Bupati Pemalang Nurcholis sambangi warga yang dapat bantuan bedah rumah. (Foto: Ragil/Nusantaraterkini.co)
Wakil Bupati Pemalang Nurcholis sambangi warga yang dapat bantuan bedah rumah. (Foto: Ragil/Nusantaraterkini.co)
A A

, - Wakil Bupati Pemalang menyerahkan bantuan Tidak Layak Huni (RTLH) dari Baznas Kabupaten Pemalang kepada empat warga Desa Randudongkal, Kecamatan Randudongkal, Pemalang.

Bantuan itu berupa sejumlah uang dan alat kesehatan. Kemudian Pemdes Randudongkal turut pula memberikan bantuan berupa sembako.

Dalam kesempatan itu, Nurkholes menyampaikan, program renovasi RTLH merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menanggulangi .

Baca Juga : Lewat Program 3 Juta Rumah dan Bedah Rumah, Pemprov Sumut Permudah Masyarakat dapat Rumah Layak Huni

"Dari segi hunian memang masih banyak yang tidak layak. Oleh karena itu, Pemda bekerja sama dengan Baznas untuk menangani persoalan yang nyata terlihat di masyarakat kita," terangnya, Sabtu (11/10/2025).

"Menurutnya, masih banyak masyarakat yang tinggal di hunian tidak layak sehingga perlu adanya sinergi berbagai pihak," sambungnya.

Selain bantuan renovasi RTLH, dalam kesempatan itu diberikan pula bantuan sekolah gratis jenjang SMK dari Yayasan Al Islam Randudongkal kepada salah satu penerima manfaat bernama Husna.

"Ini merupakan contoh yang baik buat yayasan di , terutama supaya menginspirasi yang lain, mencari anak-anak yang tidak sekolah supaya disekolahkan. Ini juga dalam upaya bantuan yang tepat sasaran," ungkap .

Menurutnya, sebagai upaya menurunkan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Pemalang diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, desa dan kecamatan dalam pelaksanaan program seperti ini. 

Sementara itu, Ketua Baznas Pemalang, Agus Nurkholis menjelaskan, pihaknya menyalurkan bantuan RTLH masing-masing sebesar 10 juta rupiah.

Baca Juga : Bedah Rumah di Akpol, Firli Bahuri: Pelangi Indah karena Ada Seberkas Cahaya

“Harapan dari Baznas ada swadaya dari masyarakat, karena dengan dana sebesar itu tentu belum mencukupi. Untuk masyarakat yang ingin mengusulkan bantuan, silakan diajukan ke Baznas selama memenuhi salah satu dari 8 kriteria yang ditentukan,” jelas Agus.

Salah seorang penerima bantuan, Husna mengaku senang dan bersyukur atas perhatian pemerintah.

"Saya merasa senang dan bersyukur karena pemerintah sudah membantu keluarga saya dan saya juga bisa sekolah ke jenjang SMK lagi karena saya diterima di Yayasan Al Islam Randudongkal," ungkapnya.

(Rgl/)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru