Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Banjir Terjang Kabupaten Sumedang, Ribuan Warga Terdampak

Selain rumah, banjir juga merendam dua fasilitas ibadah dan fasilitas pendidikan, serta area persawahan seluas 3,2 hektar terancam gagal panen

Proses evakuasi warga terdampak banjir di wialayah Kecamatan Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat pada Sabtu (15/3/2025). (Foto: BPBD Sumedang)
Proses evakuasi warga terdampak banjir di wialayah Kecamatan Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat pada Sabtu (15/3/2025). (Foto: BPBD Sumedang)
A A

, JAKARTA - merendam sedikitnya 718 rumah warga di wilayah Kecamatan Cimanggung, Kabupaten , Provinsi pada Sabtu (15/3/2025) pukul 15.30 WIB.

Berdasarkan data sementara yang diterima Pusdalops , setidaknya 755 Kepala Keluarga (KK) atau 2.646 jiwa terdampak atas kejadian ini.

Dilaporkan ribuan warga yang terdampak tersebar di 4 (empat) desa, yakni Desa Cihanjuang, Desa Sindanggalih, Desa Sindangpakuon dan Desa Sukadana. Berdasarkan laporan, hujan deras disertai luapan Sungai Cimande memperparah hingga ketinggian air mencapai 200 sentimeter.

"Selain rumah, banjir juga merendam dua fasilitas ibadah dan fasilitas pendidikan, serta area persawahan seluas 3,2 hektar terancam gagal panen," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan , Abdul Muhari, Minggu (16/3/2025).

Baca Juga: Banjir di Tapanuli Selatan Surut, Pengungsi Kembali ke Rumah

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten , kata Muhari, telah mendistribusikan bantuan logistik berupa beras sebanyak 100 kg dan selimut sebanyak 20 lembar.

Personel juga telah diturunkan untuk melakukan pencarian dan pertolongan bersama dinas terkait. Dapur umum telah berdiri di Kantor Kecamatan Cimanggung untuk melayani kebutuhan permakanan warga terdampak.

Baca Juga: BNPB: Satu Meninggal dan Ribuan Terdampak Banjir dan Longsor Kota Padangsidimpuan

Kondisi hingga Sabtu (15/3/2025) malam, jaringan listrik masih padam, tim gabungan masih terus melakukan evakuasi warga, sementara banjir berangsur surut dengan ketinggian berkisar 100 sentimeter.

BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam mengantisipasi ancaman potensi risiko bencana hidrometeorologi basah.

Segera lakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman jika terjadi hujan deras lebih dari satu jam dan jarak pandang (feasibility) kurang dari 100 meter.

"Selain itu, bagi warga yang rumahnya telah surut dari banjir, waspadai ancaman penyakit pasca banjir yang kerap terjadi seperti diare, demam berdarah, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan penyakit kulit," pungkasnya.

(zie/)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait