Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Bahas Krisis Timur Tengah dan Ukraina, Trump Sebut Putin Siap Ambil Peran Konstruktif

Trump dan Putin bahas krisis Timur Tengah & Ukraina guna capai solusi diplomatik bagi stabilitas pasar energi

Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara dalam konferensi pers akhir tahun tahunannya di Moskow, Rusia, pada 19 Desember 2025. (Foto: Xinhua/Hao Jianwei)
Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara dalam konferensi pers akhir tahun tahunannya di Moskow, Rusia, pada 19 Desember 2025. (Foto: Xinhua/Hao Jianwei)
A A

Nusantaraterkini.co, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa dia telah melakukan percakapan via telepon dengan Presiden Rusia mengenai krisis Ukraina dan perang AS-Israel dengan Iran pada Senin (9/3/2026).

Trump menyatakan bahwa pemimpin Rusia tersebut ingin membantu mengenai situasi yang terjadi di Timur Tengah.

"Kami melakukan pembicaraan yang sangat baik dan dia ingin bersikap sangat konstruktif," kata Trump dalam konferensi pers di Florida.

Trump mengatakan, mereka membahas konflik antara Rusia dan Ukraina, yang kini memasuki tahun kelima, dalam percakapan telepon pertama mereka sejak AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari.

"Itu adalah percakapan yang positif mengenai isu tersebut," ujar Trump.

Sebelumnya pada Senin, ajudan presiden Rusia Yuri Ushakov menyebut percakapan kedua pemimpin itu bersifat terbuka dan lugas serta berlangsung sekitar satu jam.

Ushakov mengatakan Putin menyampaikan beberapa gagasan yang bertujuan mencapai penyelesaian politik dan diplomatik secara cepat mengenai konflik tersebut, menyusul pembicaraannya dengan para pemimpin negara Teluk dan presiden Iran, sementara Trump menyampaikan penilaiannya mengenai situasi yang sedang berkembang.

"Kedua pemimpin juga menyinggung Venezuela dalam konteks situasi di pasar minyak global," kata Ushakov.

Pada hari yang sama, Putin mengatakan Rusia telah berulang kali memperingatkan bahwa upaya untuk mendestabilisasi situasi di Timur Tengah pasti akan membahayakan , meningkatkan harga, dan membatasi pasokan.

(*/nusantaraterkini.co) 

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait