Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Analisis Pasar: Suku Bunga dan The Fed akan Bersikap Hawkish Pengaruhi Pergerakan Rupiah

rupiah tercatat melemah 0,27% ke level Rp 16.364 per dolar AS dibanding posisi akhir pekan lalu di Rp 16.320.

Bagikan:
rupiah tercatat melemah 0,27% ke level Rp 16.364 per dolar AS dibanding posisi akhir pekan lalu di Rp 16.320.
rupiah tercatat melemah 0,27% ke level Rp 16.364 per dolar AS dibanding posisi akhir pekan lalu di Rp 16.320.
A A

Nusantaraterkini.co, Jakarta - pada perdagangan hari ini, Senin (28/7/2025) Nilai tukar terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di pasar spot.

Baca Juga : Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah 0,27% ke Level Rp16.364 Per Dolar AS

Di pasar spot, tercatat melemah 0,27% ke level Rp 16.364 per dolar AS dibanding posisi akhir pekan lalu di Rp 16.320. 

Senada, rupiah Jisdor Bank Indonesia (BI) melemah 0,09% ke Rp 16.341 per dolar AS.   

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah, mata uang regional maupun mata uang utama dunia pada umumnya melemah terhadap dolar AS.

Baca Juga : Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,17% di Level Rp16.348 Per Dolar AS di Perdagangan Senin (28/7/2025) Siang Ini

Ini terjadi karena menguatnya harapan akan kesepakatan tarif AS dengan negara lainnya, terutama China, menyusul kesepakatan dengan Uni Eropa. 

“Dolar AS diperkirakan masih akan di atas angin pekan ini oleh antisipasi serangkaian data – data ekonomi penting yang diperkirakan kuat,” ujar Lukman

Adapun data ekonomi dimaksud diantaranya inflasi, Personal Consumption Expenditures (PCE), produk domestic bruto (PDB) dan non-farm payrolls (NFP). Rapat FOMC juga diperkirakan akan mempertahankan suku bunga dan The Fed akan bersikap hawkish.

Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, sentimen dalam negeri yang mempengaruhi pergerakan rupiah diantaranya terkait pasar tenaga kerja tanah air yang menghadapi guncangan sulit pada paruh pertama tahun ini.

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terpantau melejit lebih dari 30%, paling tinggi terjadi di Jawa Tengah. 

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, sepanjang Januari hingga Juni 2025, tercatat ada 42.385 pekerja yang mengalami PHK. Angka ini melonjak 32,19% dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 32.064 orang.Tercatat Jawa Tengah menjadi provinsi dengan PHK tertinggi sepanjang semester pertama mencapai 10.995 orang. Diikuti dengan Jawa Barat, 9.494 orang, Banten 4.267 orang dan DKI Jakarta 2.821 orang.

Lukman memproyeksikan rupiah hari ini masih berpotensi melemah di kisaran Rp 16.300 – Rp 16.450 per dolar AS. Ibrahim memperkirakan rupiah besok fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 16.350 – Rp 16.410 per dolar AS.

(wiwin/nusantaraterkini.co)

Tags: #Rupiah
Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait